Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Wisata Trekking Gorilla Dorong Industri Pariwisata Rwanda Naik 17 Persen Sepanjang 2019

Pada 2018, negara itu menggandakan harga izin gorila-trekking menjadi US$1.500 per orang.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 31 Juli 2020  |  18:45 WIB
Gorilla - worldwildlife.org
Gorilla - worldwildlife.org

Bisnis.com, JAKARTA - Rwanda melaporkan peningkatan 17 persen pendapatan dari pariwisata tahun lalu ketika trekking untuk melihat gorila gunung di negara itu menjadi semakin populer.

Trekking gorilla menyumbang 14% dari US$498 juta yang diperoleh negara dari sektor ini, Dewan Pembangunan Rwanda mengatakan dalam sebuah email dikutip dari Bloomberg.

Pariwisata adalah sumber devisa terbesar Rwanda dan pemerintah berupaya meningkatkan pendapatan dari industri itu menjadi US$800 juta pada tahun 2024.

Pada 2018, negara itu menggandakan harga izin gorila-trekking menjadi US$1.500 per orang.

"Rwanda menyambut 1,63 juta pengunjung internasional pada 2019," kata dewan.

"Di antara mereka, 173.944 adalah berasal dari turis yang liburan, dengan catatan peningkatan sebesar 7%." tambahnya lagi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gorilla rwanda
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top