Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Perencanaan Tak Matang, Rencana Liburan Bisa Berantakan

Sebaliknya, ada juga tipe pelancong yang tak melakukan perencanaan sama sekali dan sudah sangat siap secara mental menghadapi risiko apapun dalam perjalanan. Oleh sebab itu ada beberapa hal penting yang perlu Anda ketahui.
Gloria Fransisca Katharina Lawi
Gloria Fransisca Katharina Lawi - Bisnis.com 27 Juli 2020  |  18:50 WIB
Ilustrasi - Clapway
Ilustrasi - Clapway

Bisnis.com, JAKARTA -- Beberapa masalah dalam liburan ternyata diakibatkan perencanaan yang kurang matang apalagi menyangkut transportasi, penukaran uang, dan kesehatan.

Dikutip World Travel Guide Net, Senin (27/72020), banyak pelancong yang melakukan perencanaan terburu-buru, bahkan tidak punya referensi restoran mana yang mau mereka datangi. Para pelancong jenis ini memang punya kecemasan jika merencanakan sesuatu terlalu detail, namun akhirnya mereka kecewa jika yang terjadi selama liburan jauh dari harapan mereka.

Sebaliknya, ada juga tipe pelancong yang tak melakukan perencanaan sama sekali dan sudah sangat siap secara mental menghadapi risiko apapun dalam perjalanan. Oleh sebab itu ada beberapa hal penting yang perlu Anda ketahui.

1. Jadwal Perencanaan Liburan

• Buatlah jadwal dan pesan tiket

Jika Anda berniat melakukan perjalanan seru datang ke pameran atau pertunjukan seni, dan lokasi wisata lain, penting bagi Anda untuk menyusun jadwal, memilih hari kedatangan, dan memesan tiket lebih awal. Jika Anda tak bisa melakukan lebih awal, biasanya Anda akan terburu-buru dalam mengantri tiket.

• Jagalah keamanan diri selama bepergian

Dengan mengandalkan aplikasi juga website, Anda bisa mengakses tiket dengan cepat. Kondisi ini membuat tidak perlu mengantri panjang di depan loket masuk. Anda juga bisa menolak masuk ke museum atau galeri jika Anda melihat suasananya terlalu ramai.

• Eksplorasi Lokasi dengan optimal

Selama Anda melancong Anda perlu merencanakan rute perjalanan. Ada baiknya bagi wisatawan pemula yang baru pertama kali mengeksplor suatu daerah untuk tetap menyusun perencanaan wisata dengan baik. Anda dan teman seperjalanan juga sebaiknya tetap berada di arena yang ramai turis atau tourists zones. Berada di zona turis lebih aman bagi Anda untuk berkeliling.

2. Perencanaan Transportasi Antar Kota

Nah, untuk mencegah wisata Anda tetap berjalan lancar, Anda perlu matang dalam riset terkait transportasi dan akomodasi. Anda disarankan untuk menggunakan transportasi publik yang lebih terjangkau sehingga uang yang Anda keluarkan lebih kecil, Anda pun maisih bisa menabung untuk keperluan lain. Apalagi dengan mengandalkan transportasi publik, Anda ikut menjaga dan memelihara lingkungan bebas polusi. Dengan memanfaatkan transportasi publik, Anda juga jadi lebih banyak waktu dan pengalaman mengenal kebudayaan dan kebiasaan masyarakat lokal.

Manfaat lain jika Anda memanfaatkan transportasi publik, Anda akan lebih mudah mengenal suatu kawasan dari integrasi antar moda. Bayangkan, jika Anda menggunakan taksi dari satu kota ke kota lain. Pada tahu 2017 saja, penggunaan taksi berbasis aplikasi atau transportasi online di Inggris sudah melakukan perjalanan ke 50 kota sekaligus. Taksi yang mencatatkan biaya murah hanyalah di Kairo, Bangkok, Moscow, Mexico City, Jakarta, Bangalore, Mumbai, Beijing, Kuala Lumpur, dan Bucharest. Sebaliknya, sejumlah kota dengan biaya taksi yang mahal antara lain; Zurich, Geneva, Tokyo, Londok, Berlin, Amsterdam, Cologne, Copenhagen, Antwerp, dan Stuttgart.

3. Perencanaan Asuransi

Dalam berlibur, Anda tetap harus memasang kemungkinan terjadinya hal-hal tak terduga seperti kecelakaan. Selain kecelakaan hal yang mungkin terjadi adalah kambuhnya penyakit semisal asma, keracunan makanan, sampai serangan jantung. Ketika Anda berada di luar negeri, Anda tentu jauh dari jaminan kesehatan yang Anda punya di negeri asal Anda. Oleh sebab itu Anda perlu meronggoh uang untuk jaminan kesehatan.

Pada 2018, The Telegraph melaporkan risiko travelling terhadap kinerja asuransi cukup signifikan. Pasalnya ada beberapa kasus jika Anda tak dilengkapi dengan asuransi kesehatan selama traveling kerugian yang Anda alami bisa cukup besar.

Misalnya saja kerugian saat mengalami patah lengan di Amerika bisa mencapai £70.000, dan di Spanyol bisa menguras biasa £11.000. Jika Anda mengalami kelainan jantung selama liburan di Barbados, Anda akan meronggoh sekitar £21.500, anggaran ini masih ditambah dengan biaya untuk pemulihan di Inggris. Lalu, jika Anda terserang demam di Selandia Batu, Anda akan meronggoh sekitar £2.500 biaya pengobatan dan opname. Jadi, memiliki asuransi kesehatan selama bepergian keluar negeri itu sangat penting.

4. Keuangan

Banyak perbankan atau unit penukaran uang yang tidak memberi beban biaya untuk penukaran uang. Namun jika Anda memakai jasa itu, Anda perlu mencemaskan risiko jika uang yang ditukar berada jauh di bawah nilai tukar. Oleh sebab itu, Anda bisa melakukan penukaan secara online di negara asal Anda dengan membuat akun dan diintegrasikan dengan sistem pembayaran secara online.

Sebaliknya, jika Anda tergantung dengan kartu debit atau kartu kredit, Anda harus bersiap dengan biaya ekstra yang lebih tinggi untuk setiap transaksi. Oleh sebab itu jika Anda hendak menukar uang Anda harus merencanakan dengan matang dan memilih jaringan yang sudah terakreditasi sebagai lembaga penukar uang. Dengan demikian mereka akan memberi nilai tukar yang sesuai, tepat, dan tidak merugikan Anda.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tips traveling
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top