Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kasus Covid-19 Masuk Periode Kritis, Hong Kong Larang Total Makan di Restoran

Dilansir dari Channel News Asia, kebijakan tersebut akan mulai efektif pada Rabu, dan otoritas setempat memperingatkan bahwa saat ini merupakan periode kritis terkait virus Corona baru atau Covid-19.
Yudi Supriyanto
Yudi Supriyanto - Bisnis.com 27 Juli 2020  |  13:49 WIB
Pemandangan Hong Kong pada malam hari. - Bloomberg/Brent Lewin
Pemandangan Hong Kong pada malam hari. - Bloomberg/Brent Lewin

Bisnis.com, JAKARTA— Hong Kong berencana menerapkan kebijakan larangan makan di restoran dan kewajiban menggunakan masker ketika berada di tempat umum guna mencegah penyebaran Covid-19.

Dilansir dari Channel News Asia, kebijakan tersebut akan mulai efektif pada Rabu, dan otoritas setempat memperingatkan bahwa saat ini merupakan periode kritis terkait virus Corona baru atau Covid-19.

Kebijakan larangan makan di restoran ini akan menjadi yang pertama kalinya di kota ini. Sejak Januari tercatat lebih dari 2.600 orang terinfeksi virus tersebut di Hong Kong, 19 di antaranya meninggal dunia.

Kasus terakhir yang mengalami kematian akibag virus yang diduga berasal dari China tersebut adalah seorang wanita berusia 76 tahun.

Berdasarkan pernyataan Queen Elizabeth Hospital, pasien dengan penyakit kronis tersebut dibawa pada 21 Juli karena batuk dan sakit di perutnya.

Setelah mengakhiri masa transmisi lolak selama berminggu-minggu, infeksi baru di Hong Kong telah mencapai angka tiga kali lipat setiap harinya. Kondisi ini memicu kekhawatiran bahwa Covid-19 kembali menyebar, dan di luar kendali.

Tercatat, lebih dari 1.000 infeksi telah terkonfirmasi sejak awal Juli - lebih tinggi 40 persen dari total sejak virus pertama kali menyerang kota pada akhir Januari.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

hong kong Virus Corona
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top