Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Covid-19 Ganjal Penyelenggaran Karnaval Sao Paulo Tahun Ini

Warga Brasil harus merelakan penyelenggaraan karnaval Sau Paulo baru bisa berlangsung tahun depan.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 26 Juli 2020  |  18:43 WIB
Ilustrasi-Peserta karnaval dari sekolah samba Mancha Verde tampil pada malam pertama parade Carnival di Sambadrome, Sao Paulo, Brazil, Sabtu (22/2/2020)./ANTARA - REUTERS/Amanda Perobelli
Ilustrasi-Peserta karnaval dari sekolah samba Mancha Verde tampil pada malam pertama parade Carnival di Sambadrome, Sao Paulo, Brazil, Sabtu (22/2/2020)./ANTARA - REUTERS/Amanda Perobelli

Bisnis.com, SAU PAULO - Kegiatan pariwisata di Brasil, seperti juga di negara lainnya, terganjal oleh wabah Covid-19.

Gara-gara Covid-19, kota terbesar di Amerika Selatan, Sao Paulo, harus menunda sampai 2021 perayaan Carnival, sebuah karnaval yang menjadi ciri khas kota tersebut. Pada hari yang sama, Formula One juga membatalkan ajang balapannya di kota tersebut.

Pembatalan  itu sesuai dengan apa yang telah diprediksikan oleh para pembuat kebijakan, mengingat Brasil sedang dilanda pandemi Covid-19.

Carnival merupakan acara hiburan yang dikenal dengan parade penuh warna dan pesta pora meriah, yang berlangsung di ratusan kota di seluruh Brasil.

Sementara itu, perayaan lebih tradisional, yang mulanya dijadwalkan berlangsung pada Februari, dikaitkan dengan Rio de Janeiro dan kota-kota di timur laut Brasil.

Carnival Sao Paulo berkembang secara signifikan dalam beberapa tahun belakangan. 

Dalam konferensi pers, Jumat (24/7), Wali Kota Sao Paulo Bruno Covas mengatakan kemungkinan tanggal-tanggal revisi mencakup pada akhir Mei dan Juli tahun depan. Juni tidak mungkin, katanya, sebab festival terpisah Sao Joao do Nordeste dijadwalkan untuk bulan itu.

Sebelumnya pada hari yang sama, penyelenggara Formula One membatalkan ajang balapan November 2020 di Sao Paulo, berbarengan dengan tiga pembatalan lainnya di Amerika, karena pandemi Covid-19.

Brasil melaporkan 1.156 kematian Covid-19 dalam 24 jam terakhir, sehingga totalnya menjadi 85.238, menurut kementerian kesehatan, Jumat.

Sejauh ini, tercatat lebih dari 2,3 juta kasus terkonfirmasi Covid-19 di Brasil, menjadikannya salah satu negara di dunia yang paling parah terdampak pandemi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

brasil karnaval

Sumber : Antara/Reuters

Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top