Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kasus Positif Virus Corona Kembali, Spanyol Minta Pemuda Jaga Kesehatan

Pemuda-pemudi harus lebih sadar untuk menjaga kesehatan agar terhindar dari virus corona (Covid-19), guna mencegah penularan pada kelompok rentan.
Yudi Supriyanto
Yudi Supriyanto - Bisnis.com 20 Juli 2020  |  23:15 WIB
Sejumlah warga yang dinyatakan sembuh dari COVID-19 saat dipulangkan dari tempat karantina di Asrama Haji Surabaya, Kamis (2/6/2020). -  ANTARA/Humas Pemkot Surabaya
Sejumlah warga yang dinyatakan sembuh dari COVID-19 saat dipulangkan dari tempat karantina di Asrama Haji Surabaya, Kamis (2/6/2020). - ANTARA/Humas Pemkot Surabaya

Bisnis.com, JAKARTA--Walikota Gandia, Valencia, Spanyol meminta kaum muda untuk sadar bahwa virus corona (Covid-19) dapat menginfeksi diri mereka. Jumlah kasus positif kembali banyak terjadi, dan membuat pemerintah memerintahkan klub malam tutup pada jam tertentu.

Sejauh ini, di Valencia, setidaknya 70 orang telah dinyatakan positif terkena virus dan sebagian besar berusia antara 20 dan 40 tahun sejak pelonggaran dijalankan.

Dilansir dari Express, Diana Morant, Walikota Gandia, mengirimkan tiga pesan yang sangat jelas kepada masyarakat terkait dengan penyebaran Covid-19 setelah terdapat pelonggaran kebijakan.

Pesan pertama adalah terkait stigma orang - orang yang tertular virus Covid-19.  Pesan kedua ditujukannya kepada kaum muda, kelompok utama yang terkena dampak wabah.

"Mereka harus sadar, seperti penduduk lainnya, bahwa infeksi pada orang muda dapat sama mematikannya dengan kelompok lain dan bahwa mereka dapat menularkan virus corona ke kelompok berisiko," katanya, Senin (20/7/2020).

Dia menambahkan pihaknya memiliki bukti bahwa fokus keluarga telah diubah menjadi fokus pada komunitas dalam mengendalikan penyebaran Covid-19. Pesan terakhir yang dikeluarkannya adalah bahwa situasi pada saat ini telah mengalami perubahan.

"Kami sekarang lebih siap daripada itu, kami memiliki lebih banyak sumber daya dan ada protokol tindakan yang memungkinkan kami untuk bertindak secara paksa," dia meyakinkan.

Polisi setempat akan fokus pada penggunaan masker, jarak sosial/fisik, dan kapasitas tempat itu baik publik atau pribadi.

Mereka bahkan telah menggandakan jumlah denda yang dikenakan bagi pelanggar jika tidak memakai masker, dan mengatakan orang harus mematuhi aturan protokol kesehatan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

infeksi Virus Corona covid-19
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top