Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Akademisi : Perlu Konsep, Kebijakan, dan Strategi Yang Sesuai untuk Wisata Baduy

Tidak semua adat, tradisi, dan ritual yang ada di Baduy, Banten dapat dijadikan konsumsi wisatawan.
Yudi Supriyanto
Yudi Supriyanto - Bisnis.com 10 Juli 2020  |  09:19 WIB
Warga Baduy merayakan tradisi seba - Antara
Warga Baduy merayakan tradisi seba - Antara

Bisnis.com, JAKARTA—Akademisi menilai perlu konsep, kebijakan, serta strategi pengembangan pariwisata daerah agar masyarakat Baduy tetap dapat hidup seperti apa adanya.

Hal itu karena tidak semua adat, tradisi, dan ritual yang ada di Baduy, Banten dapat dijadikan konsumsi wisatawan.

Masyarakat Baduy, Banten beberapa waktu lalu meminta kepada pemerintah untuk menghapus daerahnya sebagai lokasi tujuan wisata.

Chusmeru, Akademisi Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, menegaskan setiap masyarakat tradisional atau masyarakat adat memiliki nilai, norma, kepercayaan, dan budaya yang bersifat khas, yang menjadi identitas masyarakat tersebut.

Identitas itu biasanya diperoleh dari para leluhur dan diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Beberapa masyarakat adat berupaya mempertahankan identitas adatnya untuk tidak terjadi perubahan.

Industri pariwisata harus mampu mempertahankan dan melestarikan adat dan budaya yang ada di Baduy.

“Kalau pun perubahan itu terjadi, maka biasanya atas aspirasi dari masyarakatnya. Namun, dinamika sosial budaya acapkali mewarnai perubahan masyarakat adat yang datang dari luar masyarakat adat,” katanya kepada Bisnis, Jumat (10/7/2020)

Dia menjelaskan konsep pengembangan wisata terhadap masyarakat adat semestinya memang dikembangkan dengan prinsip ekowisata atau wisata hijau, eduwisata atau wisata edukasi, dan wisata budaya.

Dengan demikian, wisatawan yang berkunjung dapat mempelajari dan ikut melestarikan lingkungan, dapat berinteraksi untuk belajar tentang kehidupan masyarakat adat, serta mengenali beragam budaya yang ada.

Konsep eduwisata dan wisata budaya memungkinkan terjadinya komunikasi lintas budaya antara wisatawan dan masyarakat adat, sehingga wisatawan mendapat pemahaman tentang budaya baru dan masyarakat adat terpacu untuk terus melestarikan tradisi dan budayanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

seni budaya BADUY
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top