Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kisah dan Resep Sate Maranggi, Makanan Khas Jawa Barat

Kepopuleran Sate Maranggi bahkan sudah menembus pasar internasional.
Gloria Fransisca Katharina Lawi
Gloria Fransisca Katharina Lawi - Bisnis.com 08 Juli 2020  |  18:14 WIB
Sate maranggi
Sate maranggi

Bisnis.com, JAKARTA -- Bagi Anda pecinta masakan Jawa Barat, Anda tentu mengenal salah satu masakan khas yaitu Sate Maranggi.

Kepopuleran Sate Maranggi bahkan sudah menembus pasar internasional. Terbukti saat Presiden Joko Widodo melakukan perjalanan dinas ke Korea Selatan, hidangan khas Purwakarta ini menjadi hidangan makan siang bersama para CEO dari Negeri Ginseng itu.

Tak hanya itu Sate Maranggi juga tercatat ikut serta di World Street Food Congress, Filipina, dan menjadi salah satu dari delapan jajanan kaki lima favorit di dunia versi media asing, CNN.

Berdasarkan penelusuran Bisnis.com, Rabu (8/7/2020), banyak pihak berpendapat Sate Maranggi berasal dari para pendatang asal Cina yang menetap di Indonesia, khususnya di Jawa Barat. Informasi itu bahkan ditambah dengan kisah bahwa awalnya Sate Maranggi sebenarnya bukan terbuat dari daging sapi atau kambing, melainkan dari daging babi. Namun karena kebudayaan dan keyakinan Islam yang mayoritas dianut Jawa Barat, daging babi itu diganti dengan daging sapi.

Adapun indikasi Sate Maranggi berasal dari China karena bumbu rempah yang digunakan sama persis dengan dendeng babi dan dendeng ayam yang dijual di Hongkong, China, dan Taiwan.

Meski begitu, salah satu pemilik rumah makan Sate Maranggi yang berlokasi di Jalan Raya Cianting-Plered, Kabupaten Purwakarta, punya kisah yang lebih detail. Pasalnya, penemu Sate Maranggi, adalah Mak Anggi atau yang akrab dipanggil Mak Ranggi. Inilah yang membuat sate itu dinamakan Sate Maranggi.

Selama masa normal baru, untuk menemukan jajanan Sate Maranggi di jalanan kemungkinan besar akan sulit. Untuk memuaskan hasrat mencicipi sate nan gurih ini, berikut resep lengkap membuat Sate Maranggi.

Bahan:

- 500 gram daging sapi

- 2 lembar daun pepaya besar

- kecap manis

- 1 sdm gula merah, haluskan

- 2 sdm asam jawa

Bumbu halus:

- 7 bawang merah

- 2 bawang putih

- 3 cm jahe

- 3 cm lengkuas

- 1 sdt ketumbar, sangrai

- 1/2 sdt garam

- 1/2 sdt merica

Sambal kecap:

- 1 tomat

- 5 cabai rawit

- 2 bawang merah

- setengah jeruk nipis

- 5 sdm kecap manis

Cara membuat:

1. Balut daging menggunakan daun pepaya supaya empuk, diamkan 30 menit.

2. Blender bumbu halus dan tumis hingga matang.

3. Campurkan daging dengan bumbu yang telah ditumis, air asam jawa dan gula merah. Aduk dan remas-remas hingga rata.

4. Tusuk menggunakan tusuk sate.

5. Bakar sate. Sesekali olesi dengan kecap manis. Bakar hingga matang.

6.Sajikan sate dengan sambal kecap.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

makanan sate
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top