Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Mengintip Pulau Kakaban, Rumah Ubur-Ubur Jinak

Kepulauan Derawan menawarkan banyak tempat wisata alam hingga wisata taman bawah laut dengam ragam flora dan fauna langka. Salah satunya adalah Pulau Kakaban, rumah bagi keluarga ubur-ubur jinak.
Gloria Fransisca Katharina Lawi
Gloria Fransisca Katharina Lawi - Bisnis.com 07 Juli 2020  |  19:11 WIB
Pulau Derawan.  - Bisnis.com/Gloria F.K. Lawi
Pulau Derawan. - Bisnis.com/Gloria F.K. Lawi

Bisnis.com, JAKARTA - Kepulauan Derawan menawarkan banyak tempat wisata alam hingga wisata taman bawah laut dengam ragam flora dan fauna langka.

Kepulauan Derawan punya gugusan pulau dengan ragam wisata unik. Biasanya para pemandu wisata sudah memasukkan jadwal ke semua lokasi itu sesuai durasi perjalanan. Salah satu yang menarik minat wisatawan adalah Pulau Kakaban di Kepulauan Derawan.

Ada beberapa lokasi wisata yang berada di sekitar Pulau Derawan. Pulau Kakaban misalnya. Pulau Kakaban ini mempunyai luas 774,2 hektar dan terletak di Kepulauan Derawan, Kecamatan Derawan, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur.

Pulau Kakaban menarik perhatian turis-turis mancanegara dengan beberapa keunikannya, salah satunya adanya danau di pulau tersebut yaitu Danau Kakaban. 

Kakaban sebagai pulau tak berpenghuni dengan danau yang memikat ini punya air yang berasal dari rembesan air laut dan kucuran hujan.

Uniknya lagi, danau ini merupakan habitat ubur-ubur mini yang tidak menyengat dalam jumlah ribuan. Mereka “terjebak” sejak ribuan tahun silam yang akhirnya hidup tenang. Ada dua jenis ubur-ubur di danau ini, Golden Jellyfish dan Moon Jellyfish.

Dalam kunjungan Bisnis.com, Kakaban punya gradasi warna laut yang unik, yaitu hijau kebiruan. Suasana yang ditampilkan pada laut Kakaban memantulkan warna hijau zamrud yang jernih dan mengkilap.

Untuk menuju danau, Anda harus berjalan 500 meter dengan rute menanjak 45 derajat. Jalur tempuhnya menggunakan jembatan ulin rapi. Sepanjang jalan, terlihat pepohonan besar yang diberi nama Indonesia dan Latin, dengan ranting menjuntai. Bila telah tiba di dermaga tepi danau, sekumpulan ubur-ubur itu akan terlihat jelas.

Wisatawan yang datang ke Kakaban diperkenankan untuk berenang dan snorkling mencari jelly fish. Ada persyaratan utama jika Anda mau menemukan jelly fish.

Anda tidak diperkenankan masuk ke danau dengan terjun karena akan mengganggu ubur-ubur.

Anda juga tidak boleh memakai sun block karena meracuni ubur-ubur dan membunuh mereka.

Selain itu, Anda pun tidak boleh langsung menyentuh jelly fish dan membawanya keluar dari permukaan air, karena mereka bisa kehilangan keseimbangan dan langsung mati.

Berikutnya, Anda sebaiknya tidak memakai alat bantu renang karena dikhawatirkan akan melukai ubur-ubur yang tekstur tubuhnya sangat lembut itu.

TIPS PERJALANAN KE KAKABAN

Nah, setelah tahu keunikan Kakaban apa Anda minat pergi kesana? Nah, cara paling umum ditempuh pengunjung mencapai Pulau Kakaban, adalah melalui Pulau Derawan.

Bagi pengunjung dari luar Kalimantan bisa menggunakan pesawat yang mendarat di bandara Kota Balikpapan atau Samarinda.

Dari Balikpapan ataupun Samarinda tersedia dua pilihan agar bisa sampai di Kabupaten Berau yakni dengan jalur darat dan juga jalur udara.

Jika melalui jalur darat ke Kabupaten Berat, pengunjung bisa menggunakan travel menuju ibu kota Kabupaten Berau yaitu Tanjung Redeb. Perjalanan darat ini memerlukan waktu sekitar 12 hingga 15 jam.

Sementara dengan jalur penerbangan Anda bisa ambil penerbangan langsung dari Balikpapan atau Samarinda menuju Bandara Kalimarau.

Waktu tempuh udara ini sekitar 30 sampai 45 menit saja. Setibanya di Bandara Kalimarau, Tanjung Redeb, Anda masih harus menempuh sekitar 2 jam perjalanan ke Derawan.

Bagaimana? Siap mengeksplorasi kemegahan alam Kakaban dan menjumpai ubur-ubur langka? Selamat mencoba!

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tukik Destinasi Pariwisata Indonesia Pulau Senggalau Pulau Kakaban
Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top