Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ini 10 Protokol Panduan Naik Gunung Saat New Normal

Setiap pendaki gunung harus mematuhi protokol kesehatan untuk menjaga kesehatan dan keselamatan diri sendiri dan pendaki lain saat new normal.
Yudi Supriyanto
Yudi Supriyanto - Bisnis.com 02 Juli 2020  |  14:44 WIB
Gunung Salak - Antara
Gunung Salak - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Berwisata atau mendaki gunung pada kondisi saat ini menjadi impian jutaan pendaki gunung setelah masa-masa pemberlakuan kebijakan pembatasan ketat dilonggarkan oleh pemerintah.

Namun, pelonggaran pembatasan ini bukan berarti virus Covid-19 telah hilang. Covid-19 masih ada sehingga protokol kesehatan perlu diterapkan oleh semua orang, termasuk pemanduan wisata gunung.

Ketua Umum Asosiasi Pemandu Gunung Indonesia Vita Cecilia mengungkapkan terdapat 10 protokol kenormalan baru yang dalam kepemanduan wisata gunung. Berikut protokol naik gunung saat new normal:

1. Lakukan kegiatan kepemanduan wisata gunung dalam kelompok kecil, yakni 2 - 7 orang.

2. Pastikan kondisi tubuh sehat selama melakukan kepemanduan wisata gunung, yakni sebelum, saat, dan sesudah perjalanan.

3. Bawa masker dan gunakan sesuai kebutuhan.

4. Disiplin dalam mencuci tangan atau membersihkan bagian tubuh saat melakukan kepemanduan wisata gunung.

5. Lakukan pembersihan peralatan dan perlengkapan secara rutin selama melakukan pemanduan wisata gunung.

6. Jaga jarak aman minimal 1 meter saat melakukan interaksi dalam kepemanduan wisata gunung.

7. Gunakan peralatan dan perlengkapan secara pribadi dan meminimalkan penggunaan secara bersama.

8. Perhatikan kesehatan, kebersihan, dan keamanan area perkemahan serta gunakan tenda setengah dari kapasitas maksimal.

9. Jaga kesehatan, kebersihan, dan keamanan selama dalam perjalanan menuju destinasi wisata gunung.

10. Lakukan manajemen risiko khusus pandemi saat melakukan kepemanduan wisata gunung.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gunung protokol New Normal
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top