Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Mau Travel Ke Luar Negeri? Ini Negara - Negara Yang Membuka Kembali Perbatasannya

Traveler dapat melakukan perjalanan ke beberapa negara dengan terbukanya perbatasan mereka. Namun, tetap memperhatikan persyaratan yang harus dipenuhi ketika tiba. 
Yudi Supriyanto
Yudi Supriyanto - Bisnis.com 30 Juni 2020  |  07:15 WIB
Ilustrasi - holland.com
Ilustrasi - holland.com

Bisnis.com, JAKARTA--Sejumlah negara di eropa telah membuka perbatasannya setelah berminggu-minggu melakukan penutupan demi mencegah penyebaran pandemi Covid-19. 

Traveler dapat melakukan perjalanan ke beberapa negara dengan terbukanya perbatasan mereka. Namun, tetap memperhatikan persyaratan yang harus dipenuhi ketika tiba. 

Dilansir dari metro.co.uk, berikut negara-negara yang telah membuka kembali perbatasannya. 

Albania

Penerbangan komersial untuk perjalanan bisnis seperti biasanya ke Albania akan kembali dibuka mulai 15 Juni. Semua warga negara Uni Eropa memenuhi syarat untuk memasuki Albania. 

Ketika tiba di bandara setempat, semua penumpang diharuskan oleh otoritas melewati terowongan disinfeksi dan suhu tubuh akan diukur. 

Siapa pun dengan suhu tubuh lebih tinggi dari 37,5 °C akan diwawancarai oleh dokter di tempat. Kemudian, akan terdapat karantina selama 14 hari untuk kedatangan internasional 

Austria

Austria masih melarang siapa saja individu yang bepergian ke luar wilayah Schengen untuk masuk ke negaranya. Meskipun begitu, negara ni telah membuka perbatasannya kembali untuk banyak negara - negara eropa. 

Austria membuka perbatasannya dengan Jerman, Swiss, Liechtenstein, Slovakia, Slovenia, Hongaria, dan Republik Ceko pada 4 Juni, dan kemudian membuka kembali perbatasannya dengan Italia pada 16 Juni. 

Tidak ada batasan dengan sebagian besar negara Uni Eropa kecuali untuk pelancong dari Inggris, Swedia, Spanyol, dan Portugal yang masih harus menunjukkan sertifikat medis dan isolasi mandiri pada saat kedatangan. 

Belgia

Perbatasan dengan negara-negara di Uni Eropa, Inggris dan empat negara Schengen lainnya (Swiss, Liechtenstein, Islandia dan Norwegia) telah dibuka kembali. 

Saat ini memang otoritas setempat hanya mengizinkan individu untuk melakukan perjalanan penting saja. Namun, kebijakan ini akan berubah pada 1 Juli. 

Bulgaria 

Bulgaria membuka kembali perbatasannya pada 1 Juni ke negara-negara Uni Eropa, Inggris, San Marino, Andorra, Monako, Vatikan, Serbia dan warga Makedonia Utara, serta pekerja medis dan anggota keluarga warga Bulgaria. 

Namun, turis dari Belgia, Portugal, Swedia, dan Inggris harus mengasingkan diri selama 14 hari. 

Kroasia 

Kroasia saat ini terbuka untuk pengunjung dari UE dan Inggris, tanpa batasan atau persyaratan karantina. 

Siprus 

Siprus mengizinkan perjalanan wisata pada 9 Juni untuk sebagian besar negara, membaginya menjadi dua kategori.

Wisatawan dari negara Kategori A - Austria, Bulgaria, Kroasia, Republik Ceko, Denmark, Estonia, Finlandia, Jerman, Yunani, Hongaria, Latvia, Lithuania, Luksemburg, Malta, Norwegia, Slovakia, Slovenia, dan Swiss - tidak menghadapi batasan. 

Sementara orang-orang dari negara Kategori B - Israel, Polandia, dan Rumania - harus menunjukkan sertifikat kesehatan dengan masa berlaku tidak lebih dari tiga hari. 

Setiap negara yang tidak terdaftar, termasuk Inggris, saat ini hanya akan diizinkan bepergian berdasarkan kasus per kasus, tetapi pembatasan ini akan segera ditinjau ulang.

Republik Ceko 

Republik Ceko tidak lagi menjalankan karantina dan orang dapat melakukan perjalanan dari negara lain, namun setiap negara akan ditempatkan dalam salah satu dari tiga kategori warna berdasarkan risiko mereka. 

Jika Anda berpikir untuk bepergian ke Republik Ceko, maka periksa persyaratan apa yang berlaku untuk  Anda. 

Denmark 

Denmark masih memberlakukan karantina bagi siapa pun yang tidak bepergian dari Jerman, Norwegia, dan Islandia. 

Estonia 

Estonia melonggarkan karantina pada 1 Juni, dan memperbolehkan pengunjung dari Inggris, Uni Eropa dan wilayah Schengen untuk bepergian.  Namun, dokumen perjalanan dan hasil medis akan diperiksa pada saat kedatangan. 

Finlandia 

Finlandia telah membuka perbatasannya untuk negara-negara tertentu - termasuk Norwegia, Denmark, Islandia, Estonia, Latvia dan Lithuania. 

Sementara untuk warga negara Inggris dan Schengen hanya perjalanan penting saja yang diizinkan. 

Prancis 

Para pelancong dari negara-negara anggota UE serta Andorra, Islandia, Liechtenstein, Monako, Norwegia, San Marino, Swiss, dan Vatikan telah diizinkan untuk mengunjungi negara itu sejak 15 Juni tanpa batasan kedatangan.


Pengunjung dari Spanyol dan Inggris dapat melakukan perjalanan ke Prancis asalkan mereka menjalani karantina sukarela. 

Jerman 

Pada 15 Juni, Jerman mencabut pembatasannya bagi para pelancong yang datang dari UE, Swiss, Norwegia, Islandia, Liechtenstein, dan Inggris.

Yunani 

Masih ada larangan perjalanan bagi orang-orang dari Inggris meskipun Yunani mulai mengizinkan pelancong dari mayoritas negara UE kembali sejak 15 Juni. 

Hungaria 

Hongaria masih memberlakukan pembatasan untuk sebagian besar negara. Namun, negara tersebut mememberikan pengecualian untuk pelancong dari Austria, Slovakia, Kroasia, Republik Ceko, Slovenia dan Serbia. 

Islandia 

Islandia mencabut pembatasannya bagi wisatawan UE dan Inggris pada 15 Juni. Turis diuji pada saat kedatangan dan akan menerima hasilnya melalui telepon dalam beberapa jam. 

Irlandia 

Perbatasan terbuka untuk pengunjung, tetapi siapa pun dari mana pun kecuali Irlandia Utara harus karantina selama 14 hari. 

Italia 

Italia membuka perbatasannya pada 3 Juni bagi warga UE, Inggris, wilayah Schengen, Andorra, dan Monaco..Perbatasan juga dibuka dengan Kota Vatikan dan San Marino pada tanggal ini. 

Wisatawan yang datang dari negara-negara di atas tidak harus menjalani karantina kecuali mereka telah berada di negara lain dalam 14 hari sebelum mencapai Italia. 

Lithuania 
Lithuania telah mencabut pembatasannya bagi warga dari UE, EEA, Swiss dan Inggris asalkan kejadian COVID-19 di negara tempat mereka tinggal tidak melebihi 25 kasus per 100.000 populasi dalam 14 hari terakhir. 

Luksemburg 

Luksemburg tidak memiliki batasan perjalanan untuk negara-negara di Eropa. 

Malta 

Negara tersebut diperkirakan akan mencabut pembatasannya mulai 1 Juli.  Pada tanggal itu, perbatasan akan dibuka kembali untuk pelancong dari Jerman, Austria, Siprus, Swiss, pulau-pulau Italia Sisilia dan Sardinia, Islandia, Slovakia, Norwegia, Denmark, Hongaria, Finlandia, Irlandia, Lituania, Israel, Latvia, Estonia, Luksemburg, Republik Ceko, Italia, Prancis, Polandia, Spanyol, Kroasia, dan Yunani. 

Belum ada pembaruan tentang perjalanan dari Inggris. 

Belanda 

Warga negara Uni Eropa - termasuk warga negara Inggris - sekarang dapat memasuki negara tersebut. Turis dari Inggris dan Swedia diharuskan untuk mengasingkan diri selama 14 hari ketika tiba. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

traveling New Normal
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top