Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Jamin Aman Dari Virus Corona, Uzbekistan Beri Kompensasi Rp42 Juta Jika Turis Terinfeksi

Untuk menerima kompensasi, pelancong harus memesan perjalanan mereka dengan pemandu wisata lokal.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 28 Juni 2020  |  12:39 WIB
Uzbekistan
Uzbekistan

Bisnis.com, JAKARTA - Uzbekistan menawarkan uang sebesar US$3.000 atau setara Rp42bjuta kepada turis yang mendapatkan virus corona saat berkunjung ke negara itu.

Untuk menerima kompensasi, pelancong harus memesan perjalanan mereka dengan pemandu wisata lokal. Namun, negara ini hanya terbuka untuk wisatawan dari negara-negara berisiko rendah tanpa persyaratan karantina, seperti China, Israel, Jepang, dan Korea Selatan.

Wisatawan dari Inggris dan Eropa diwajibkan untuk karantina selama 14 hari.

Uzbekistan yakin para pelancong tidak akan mendapatkan virus corona saat mereka berkunjung. Lebih dari 33 juta orang tinggal di negara itu, tetapi dengan pendekatan pengunciannya yang cepat, negara itu baru saja melaporkan 19 kematian terkait virus corona.

Bahkan, keyakinan tersebut membuat mereka meluncurkan kampanye "Safe Travel Guaranteed".

Presiden Uzbekistan Shavkat Mirziyoyev menandatangani dekrit pada hari Selasa. US$3.000 adalah perkiraan biaya perawatan medis untuk mengobati virus corona di negara ini.

Negara ini terkenal dengan arsitektur Silk Road yang banyak hiasan.

"Kami ingin meyakinkan para wisatawan bahwa mereka dapat datang ke Uzbekistan," kata Sophie Ibbotson, duta besar pariwisata Uzbekistan untuk Inggris, dalam sebuah pernyataan dikutip dari Insider.

"Pemerintah sangat yakin bahwa langkah-langkah keselamatan dan kebersihan baru yang diterapkan di seluruh sektor pariwisata akan melindungi wisatawan dari COVID-19 sehingga presiden siap untuk meletakkan uang di mana mulutnya berada.

Ini semua dalam upaya meningkatkan pariwisata untuk negara yang sedang mengalami pertumbuhan sektor pariwisata. Tahun lalu, Uzbekistan dinobatkan sebagai pasar pariwisata dengan pertumbuhan tercepat keempat, menurut Organisasi Pariwisata Dunia PBB.

Ini bukan insentif pertama yang dikeluarkan suatu negara untuk maningkatkan pariwisata. Pulau Sisilia Italia mengumumkan akan membayar setengah dari penerbangan Anda dan sepertiga dari biaya hotel Anda jika Anda berkunjung, dan Cancun menawarkan untuk membayar setengah dari biaya hotel Anda.

Negara-negara lain telah mengambil pendekatan yang berlawanan. Sebagai contoh, Kamboja mengumumkan bahwa mereka akan meminta para wisatawan untuk membuat deposit US$3.000 untuk menutup biaya jika mereka mendapatkan coronavirus

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

uzbekistan Virus Corona
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top