Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Spanyol Kenakan Denda Wisatawan Melanggar Protokol Kesehatan

Spanyol mulai memasuki kenormalan baru pada 21 Juni 2020 atau beberapa hari lalu
Yudi Supriyanto
Yudi Supriyanto - Bisnis.com 25 Juni 2020  |  11:13 WIB
Sepasang suami istri memakai masker pelindung saat berjalan di jalan Postas yang luar biasa sepi di pusat kota Madrid, Spanyol, 13 Maret 2020. / REUTERS
Sepasang suami istri memakai masker pelindung saat berjalan di jalan Postas yang luar biasa sepi di pusat kota Madrid, Spanyol, 13 Maret 2020. / REUTERS

Bisnis.com, JAKARTA--Spanyol akan mengenakan denda bagi wisatawan dan masyarakat setempat yang melanggar protokol kesehatan pada kenormalan baru.

Dilansir dari express.co.uk, Spanyol mulai memasuki kenormalan baru pada 21 Juni 2020 atau beberapa hari silam. Salah satu bagian utama dari relaksasi bertahap adalah penggunaan masker wajah di ruang publik, termasuk di pantai.

Siapa pun yang tidak menggunakan masker saat berjemur atau berlibur akan dikenakan denda sebesar €100 atau sekitar £90 oleh otoritas.

Kantor Luar Negeri Inggris atau FCO mengungkapkan penggunaan masker wajah wajib bagi siapa pun yang berusia di atas 6 tahun di semua ruang publik di Spanyol.

"Masker wajah harus menutupi hidung dan mulut. Denda dapat dikenakan jika Anda tidak mematuhinya," katanya pada Kamis (25/6/2020).

Sementara itu individu yang memiliki masalah pernapasan atau tidak dapat mengenakan masker dengan alasan kesehatan atau cacat lainnya dibebaskan dari aturan penggunaan masker.

Tidak hanya itu, otoritas Spanyol juga tidak mewajibkan anak-anak antara usia 3 dan 5 tahun tidak wajib menggunakan masker. Namun, otoritas menyarankannya.

FCO memperingatkan warga Inggris mengunjungi Spanyol hanya untuk tujuan penting.

“Protokol perlindungan dan tindakan keselamatan tetap berlaku dan Anda harus mematuhi pedoman yang ditetapkan oleh Pemerintah Spanyol setiap saat," katanya.

Kemudian, masyarakat Inggris juga harus merujuk kepada otoritas regional dalam mematuhi syarat-syarat tambahan yang harus dipenuhi daerah setempat mengingat persyaratan antara satu tempat dengan tempat lainnya kemungkinan berbeda.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

spanyol wisata
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top