Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Berwisata ke Stasiun Luar Angkasa Internasional Segera Jadi Kenyataan

Pasalnya, perusahaan asal AS Virgin Galactic Holdings, Inc. baru saja menandatangani kerja sama dengan Badan Antariksa AS (The National Aeronautics and Space Administration/NASA) pada Senin (22/6/2020).
Lukas Hendra TM
Lukas Hendra TM - Bisnis.com 22 Juni 2020  |  22:15 WIB
Spaceport America Virgin Galactic di New Mexico. Sumber: Virgin Galactic
Spaceport America Virgin Galactic di New Mexico. Sumber: Virgin Galactic

Bisnis.com, MANADO—Berwisata bagi masyarakat umum ke stasiun luar angkasa internasional (international space station/ISS) tampaknya bukan hal yang tak mungkin dilakukan dalam beberapa tahun mendatang.

Pasalnya, perusahaan asal AS Virgin Galactic Holdings, Inc. baru saja menandatangani kerja sama dengan Badan Antariksa AS (The National Aeronautics and Space Administration/NASA) pada Senin (22/6/2020).

Kerja sama tersebut akan mendorong partisipasi komersial dalam penerbangan manusia ke ISS sambal memungkinkan pengembangan ekonomi yang kuar pada orbit rendah Bumi.

Berdasarkan kerja sama tersebut, perusahaan yang tercatat di Bursa New York dengan kode SPCE itu akan mengembangkan program kesiapan astronot komersial baru. Program ini akan mencakup mengidentifikasi kandidat yang tertarik untuk membeli misi astronot swasta ke ISS, pengadaan transportasi ke ISS, sumber daya di orbit, dan sumber daya darat.

George Whitesides, CEO Virgin Galactic, mengungkapkan pihaknya sangat senang dapat bermitra dengan NASA dalam program luar angkasa orbital pribadi ini. Perusahaan tidak hanya memungkinkan untuk menggunakan platform luar angkasa, tetapi juga menawarkan infrastruktur pelatihan ruang angkasa perusahaan kepada NASA dan lembaga lainnya.

“Berdasarkan tingkat komitmen pelanggan spaceflight yang tak tertandingi yang telah kami dapatkan sampai saat ini, kami bangga untuk berbagi wawasan dalam membantu menumbuhkan pasar lain untuk ekonomi baru luar angkasa. Kami ingin membawa perspektif terkait planet kepada ribuan orang,” katanya dalam keterangan resminya, Senin (22/6/2020).

Adapun, Virgin Galactic mengungkapkan bahwa mengkoordinasi penggunaan sumber daya ISS akan menjadi titik integrasi penting yang diperlukan untuk setiap misi astronot swasta. Generasi penjelajah ruang angkasa berikutnya tertarik pada berbagai pengalaman ruang.

Oleh karena itu, perusahaan menilai dengan membangun pengalaman pelatihan spaceflight komersialnya, Virgin Galactic yakin dapat memberikan pengalaman pelanggan yang tak tertandingi dan dipersonalisasi untuk perjalanan ruang angkasa orbital.

Sementara itu, NASA melihat permintaan yang lebih besar untuk penggunaan ISS untuk penelitian dan pengembangan ilmiah dan teknologi, aktivitas komersial, dan kolaborasi internasional. Pengalaman astronot pribadi dapat berkisar dari ekspedisi masyarakat hingga misi penelitian ilmiah yang dimungkinkan oleh pemerintah.

Sebagai bagian dari kemitraan ini, NASA akan memanfaatkan keahlian komersial dan pengetahuan industri Virgin Galactic. Virgin Galactic juga akan berkontribusi dalam pengelolaan program end-to-end dan paket pelatihan astronot terpadu untuk penumpang pribadi, yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan pengalaman penerbangan ruang angkasa komersial.

Kemitraan ini juga berfungsi sebagai pathfinder untuk ISS dengan menunjukkan keterlibatan tambahan oleh sektor komersial dalam spaceflight manusia, dan dapat memungkinkan peserta komersial melakukan penelitian dan kegiatan komersial lainnya di ISS.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

traveling stasiun luar angkasa
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top