Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Menjelajahi Bolilanga Nan Memesona

Di pulau tersebut, Kadidiri Paradise Resort, berbagi area dengan Black Marlin Dive Resort, Pondok Lestari dan Harmony Bay Resort. Namun, ada berbagai resort lain, yang menawarkan private island. Salah satunya, Bolilanga Island Resort.
Lukas Hendra TM
Lukas Hendra TM - Bisnis.com 18 Juni 2020  |  17:12 WIB
Bolilanga resort - dokumentasi Bolilanga Resort
Bolilanga resort - dokumentasi Bolilanga Resort

Bisnis.com, MANADO—Pada 2016, saya mengunjungi Kepulauan Togean yang berada di jantung Teluk Tomini, Sulawesi Tengah. Ada berbagai resort di sana. Kala itu, saya menginap di Pulau Kadidiri.

Di pulau tersebut, Kadidiri Paradise Resort, berbagi area dengan Black Marlin Dive Resort, Pondok Lestari dan Harmony Bay Resort. Namun, ada berbagai resort lain, yang menawarkan private island. Salah satunya, Bolilanga Island Resort.

Bolilanga Island Resort berada di Pulau Bolilanga. Lokasinya cukup strategis, karena berada di antara dua ikon wisata Togean yakni Danau Mariona --tempat ubur-ubur tidak menyengat alias stingless jellyfish berdiam-- dan Pulau Papan –tempat suku Bajo tinggal--.

Ukuran pulau Bolilanga yang tidak begitu besar, membuat siapapun yang menginap di sini berasa berada di private island. Belum lagi, resort ini menghadap di matahari terbenam. Tentu, pilihan ini akan menambah pengalaman berharga bagi para pengunjungnya.

Bahkan, Alan, pengelola resort tersebut mengungkapkan bahwa Bolilanga adalah tempat khusus di mana orang datang untuk lari dari kekacauan kehidupan sehari-hari mereka.

“Ini memiliki suasana ketenangan yang tidak ditemukan di tempat lain di Togean,” tulis Alan pada laman resminya.

Bolilanga resort Island memiliki sejumlah tipe kamar dengan harga bervariasi. Untuk kamar bersama (bergabung dengan turis lain) tersedia Standar Bungalow dengan harga Rp200.000 per kepala per malam. Khusus untuk bulan Juli, Agustus dan Desember, harga tipe kamar ini dipatok Rp300.000 per kepala per malam.

Sementara untuk pilihan Exclusive Bungalow dipatok dengan harga Rp300.000 per kepala per malam. Khusus untuk bulan Juli, Agustus dan Desember, harga tipe kamar ini dipatok Rp400.000 per kepala per malam.

Untuk tipe kamar Superior Bungalow dipatok dengan harga Rp400.000 per kepala per malam. Khusus untuk bulan Juli, Agustus dan Desember, harga tipe kamar ini dipatok Rp500.000 per kepala per malam.

Pilihan lainnya adalah Honeymoon Suite yang dipatok Rp500.000 per kepala per malam. Khusus untuk bulan Juli, Agustus dan Desember, harga tipe kamar ini dipatok Rp700.000 per kepala per malam.

Dari snorkeling hingga hiking

Ada sejumlah kegiatan yang bisa dilakukan di Bolilanga, selain snorkeling, memancing di perahu nelayan khas Togean, juga hiking untuk mengamati kepiting kelapa. Pengunjung juga bisa duduk santai sambal menikmati matahari terbenam.

Perairan di sekitar Pulau Bolilanga juga jernih. Pengunjung dapat bermain atau memotret ikan karang Togean yang berwarna-warni, termasuk lionfish yang anggun dengan akar-akar berbentuk kipas.

Bila Anda memiliki hasrat untuk menjelajahi hutan, Anda bisa menjelajahi pulau seberang yakni Pulau Malenge yang terhubung dengan pulau Papan dengan jembatan kayu panjang icon wisata Togean. Pelancong juga bisa menjelajahi gunung berapi Colo yang berada di pulau Una-Una.

Di pulau Papan, tempat suku Bajo tinggal, pelancong dapat membeli lobster jika tersedia, atau membeli ikan dari hasil tangkapan mereka. Jangan lupa untuk mendaki bukit berbatu kecil untuk memotret panorama jembatan kayu yang kini telah menggunakan bahan rangka beton, meski pijakan masih menggunakan kayu yang membentang panjang di antara pulau Papan dan pulau Malenge.

Penduduk suku Bajo sangat ramah. Anak-anak sangat ceria untuk diajak berfoto bersama, atau memancing bersama mereka. Keunikan inilah yang membuat pelancong ingin kembali untuk mengunjungi daerah ini.

Memang, mengunjungi pulau Togean bukanlah tipe liburan akhir pekan. Anda perlu menyiapkan waktu yang cukup panjang. Selain karena akses transportasi, juga akan sangat disayangkan untuk menikmati Togean dalam waktu singkat.

Akses menuju keindahan

Ada berbagai pilihan memang untuk menuju Kepulauan Togean. Namun, tips dari saya, jika Anda dari Jakarta, pilihlah rute pesawat Jakarta-Gorontalo yang tersedia penerbangan langsung. Dari kota Gorontalo Anda dapat menyewa taksi gelap (taksi plat hitam) menuju pelabuhan Gorontalo.

Dari pelabuhan Gorontalo, Anda dapat menggunakan Kapal Tuna Tomini rute Gorontalo-Wakai. Memang, perjalanan laut rute ini memakan waktu 12 jam menyeberangi Teluk Tomini.

Rute lainnya adalah via Ampana yang memiliki kapal cepat rute Ampana-Wakai yang hanya menempuh perjalanan laut 5 hingga 6 jam. Sayangnya, rute ini tidak ada penerbangan langsung dari Cengkareng menuju Tanjung Api (Ampana).

Padahal, Bandara Tanjung Api merupakan bandara baru yang baru saja selesai direnovasi pada 2019. Penerbangan ke Tanjung Api tersedia untuk rute Palu-Ampana, sehingga pelancong harus transit di Palu.

Pilihan rute ini cukup singkat, tetapi harus menyesuaikan dengan jadwal penerbangan lanjutan serta kesesuaian dengan kapal cepat Ampana-Wakai. Oleh karenanya, rute via Gorontalo masih menjadi pilihan yang masuk akal.

Anda hanya tinggal menyesuaikan penerbangan dengan jadwal keberangkatan kapal Tuna Tomini yang sebelum Pandemi COVID-19 tersedia di hari Selasa dan Jumat untuk rute Gorontalo-Wakai. Rute sebaliknya, tersedia di hari Senin dan Kamis. Tarif sekali jalan sekitar Rp89.000 per orang.

Sesampainya di pelabuhan Wakai, Anda bisa memilih menggunakan kendaraan umum kapal lokal menuju Ketupat, atau dengan melakukan sewa kapal langsng menuju Bolilanga dengan tarif sekitar Rp300.000 untuk rute Wakai-Bolilanga.

Penjelajahan Togean dari Bolilanga bisa dilakukan dengan empat tahap. Pertama, eksplor area timur Bolilanga. Ini mencakup, pulau Papan dan hiking di pulau Malenge. Kedua, melakukan penyelaman di area timur yakni sebelah utara pulau Waleokodi, mulai dari spot sifa rock, ales rock, hingga spot-spot penyelaman di sekitar pulau Malenge mulai dari zbynek silence, pasar ikan, house reef dan lain-lain.

Ketiga, eksplor area paling barat, yakni pendakian ke gunung berapi Colo yang hanya 472 meter di atas permukaan air laut, dan melakukan penyelaman di sekitar pulau Una-Una yang membentang di sisi timur pulau tersebut. Mulai dari spot wall, jack point, menara dua, tuturuga, pinnacle, sanctum, hongkong hingga apollo.

Keempat, snorkeling bersama stingless jellyfish dan melakukan penyelaman di sederet spot penyelaman yang berada di utara pulau Kadidiri. Mulai dari spot batu gila, coral garden, taipi wall, dominic rock, batu pancing hingga kota plateau.

Nah, sudah siap menyusun jadwal eksplorasi ke Kepulauan Togean? Perlu dicatat, siapkan uang tunai secukupnya termasuk dana darurat. Maklum, tidak ada ATM, minim sinyal dan listrik terbatas. Selamat berpetualang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

manado traveling
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top