Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Yuk, Intip 9 Obyek Wisata Kebugaran Baru di Korea Selatan

Obyek wisata kebugaran bisa berkontribusi untuk menghidupkan kembali ekonomi regional karena kebanyakan dari mereka berlokasi di daerah pedesaan.
Rezha Hadyan
Rezha Hadyan - Bisnis.com 17 Juni 2020  |  10:39 WIB
Objek wisata kebugaran bisa meningkatkan kesehatan fisik dan psikis selama pandemi virus corona. - Courtesy of Korea Tourism Organization
Objek wisata kebugaran bisa meningkatkan kesehatan fisik dan psikis selama pandemi virus corona. - Courtesy of Korea Tourism Organization

Bisnis.com, JAKARTA - Organisasi Pariwisata Korea Selatan (Korean Tourism Organization/KTO) telah memilih sembilan obyek wisata kebugaran yang layak dikunjungi untuk menyegarkan kembali tubuh maupun pikiran Anda setelah pandemi Covid-19.

Wisata kebugaran adalah konsep yang relatif baru yang mengacu pada kegiatan dengan tujuan menyehatkan tubuh maupun pikiran melalui kegiatan santai seperti mata air panas, thalassotherapy, spa dan meditasi. Konsep ini berbeda dari wisata medis atau kesehatan yang mana orang bepergian untuk perawatan medis atau operasi.

Melansir Korea Times pada Rabu (17/6/2020) KTO telah memilih sembilan obyek wisata kebugaran setelah meninjau 37 kandidat yang direkomendasikan oleh kantor-kantor lokalnya.

Tentunya pemilihan juga dilakukan dengan mempertimbangkan aspek orisinalitas, aksesibilitas dan potensi untuk pengembangan di masa yang akan datang.

Obyek wisata kebugaran yang dipilih oleh KTO dikategorikan ke dalam empat tema, antara lain alam dan hutan; kecantikan dan spa; penyembuhan dan meditasi; dan pengobatan oriental.

Obyek wisata yang masuk dalam kategori alam dan hutan adalah Perkebunan Serbuk Sari di Tongyeong, Provinsi Gyeongsang Selatan; Jangseong Soopchewon di Provinsi Jeolla Selatan; Hutan Rekreasi Alam Odosan di Hapcheon, Provinsi Gyeongsang Selatan; dan Pusat Nasional untuk Terapi Hutan di Provinsi Gyeongsang Utara dan Ulsan.

Kemudian ada pula Perkebunan Napory dipenuhi dengan pohon cemara hinoki yang dikenal sebagai phytoncides yang berlimpah dan Jangseong Soopchewon yang dimiliki oleh Korea Forest Welfare Institute berfokus pada pendidikan hutan.

Tak ketinggalan The National Center for Forest Therapy yang mengoperasikan berbagai program di bawah tema, "hutan," "air" "relaksasi" dan "aroma". Pengunjung pengunjung dapat menikmati manfaat hutan dengan semestinya.

Bagi mereka yang merencanakan liburan ke spa kesehatan, KTO merekomendasikan Klinik Pribadi DR.O & Ananti di dalam Ananti Cove, kompleks resor tepi laut premium di Busan. Klinik ini memfokuskan perawatan kebugaran internal dan eksternal.

Tempat lain yang direkomendasikan termasuk Osaek Greenyard Hotel di Yangyang, Provinsi Gangwon, dan Edenhills Beauty Healing Park di Hongseong, Provinsi Chungcheong Selatan.

Mereka yang ingin bermeditasi disarankan untuk mengunjungi pusat penyembuhan Yeomyeong, di Yeongdeok, Provinsi Gyeongsang Utara.

Dari 2017 hingga 2019, KTO, bersama dengan Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Korea Selatan memilih 39 tempat wisata kesehatan yang layak dikunjungi sebagai tanggapan terhadap meningkatnya permintaan dari orang-orang akan tempat-tempat untuk menjaga keadaan fisik dan mental mereka untuk meningkatkan kualitas hidup mereka. .

KTO mengatakan pihaknya bekerja untuk secara aktif mendukung total 48 obyek wisata kebugaran, termasuk sembilan tempat yang baru saja dipilih.

Menurut KTO, obyek wisata  kebugaran  juga diharapkan berkontribusi untuk menghidupkan kembali ekonomi regional karena kebanyakan dari mereka berlokasi di daerah pedesaan.

"Kami berharap orang-orang yang mengalami kesulitan karena pandemi Covid-19 akan memiliki kesempatan untuk bersantai tubuh dan pikiran mereka yang lelah di obyek wisata kebugaran kami," kata Kim Jeong-ah Kepala Departemen Medis dan Kesehatan KTO.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pariwisata korea selatan korsel kebugaran
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top