Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

WFH Bikin Orang Hobi Masak, Ini Tanggapan Chef Ragil

Menurut Chef Ragil Imam Wibowo dari NUSA Gastronomy, hobi atau tren orang suka memasak selama masa karantina ini dia sebut sebagai bubble. Artinya, tren yang terjadi masih sebatas hobi saja yang tidak stabil bukan dari motif memasak karena kebutuhan.
Gloria Fransisca Katharina Lawi
Gloria Fransisca Katharina Lawi - Bisnis.com 03 Juni 2020  |  19:17 WIB
Ilustrasi - Thecookingacademy
Ilustrasi - Thecookingacademy

Bisnis.com, JAKARTA – Masa dua bulan lebih kerja dari rumah atau work from home membuat orang mengisi waktu di rumah untuk memasak dan mencoba ragam menu.

Menurut Chef Ragil Imam Wibowo dari NUSA Gastronomy, hobi atau tren orang suka memasak selama masa karantina ini dia sebut sebagai bubble. Artinya, tren yang terjadi masih sebatas hobi saja yang tidak stabil bukan dari motif memasak karena kebutuhan.

“Yang akan rutin memasak artinya yang buat kebutuhan, kalau yang hobi ini hanya sustain 30% sampai 35%, dan nantinya mereka akan capek. Apalagi new normal memungkinkan mereka untuk harus ke swalayan atau pasar lebih sering. Jadi pasti nanti akan capek sendiri,” ujar Ragil kepada Bisnis, Rabu (3/6/2020).

Chef Ragil menyebut, alasan lain orang akan tetap beralih membeli makanan ketimbang memasak makanan pada era new normal karena ada perbedaan pengeluaran yang cukup signifikan.

Pasalnya, untuk sebagian orang membeli makanan justru lebih murah ketimbang memasak sendiri. Selisih harga ini juga sangat dipengaruhi oleh jenis masakan.

Bisnis mencatat, selain memasak ada sejumlah kegiatan lain yang banyak dilakukan orang selama WFH. Misalnya saja menonton drama Korea. Tak heran jika hal ini membuat Netflix mencatatkan lonjakan pertumbuhan 15,8 juta pelanggan selama tiga bulan pertama tahun ini.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

chef memasak
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top