Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Virtual Traveling: Yuk Keliling Dunia Secara Online

Mau tak mau, Anda harus membatalkan tiket pesawat yang telah dibeli karena pandemi virus Corona. Namun, jangan kecewa, Anda masih bisa melakukan virtual traveling.
Yudi Supriyanto
Yudi Supriyanto - Bisnis.com 14 Mei 2020  |  19:24 WIB
Virtual Traveling: Yuk Keliling Dunia Secara Online
Pengunjung mencoba virtual reality disamping maket hunian terintegrasi transportasi Stasiun Rawa Buntu yang dibangun dengan konsep Transit oriented Development (TOD) di Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Senin (10/12/2018). - JIBI/Felix Jody Kinarwan
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Akibat pandemi global Covid-19, aktivitas liburan kita saat ini terhenti untuk sementara waktu. Namun, internet bisa menjadi jalan keluar bagi kita untuk tetap bisa melakukan tur keliling dunia di tengah pandemi virus Corona baru (Covid-19).

Melalui virtual traveling, kita bisa pergi hampir ke mana saja, dari museum hingga kebun binatang, tanpa takut terinfeksi virus Corona. Kemudian menyaksikan fenomena alam menakjubkan, menjelajahi puncak gunung, gua-gua yang dalam, dan tempat-tempat wisata yang selalu menjadi impian.

Dilansir dari Thrillist, berikut beberapa tempat yang dapat menjadi pilihan Anda ketika ingin melakukan tur virtual

Lakukan perjalanan virtual ke seluruh Jepang 

Untuk menikmati seluruh Jepang, Anda bisa menonton film VR 360 derajat dari Organisasi Pariwisata Nasional Jepang. Film ini akan membawa Anda melakukan perjalanan ke berbagai negara di Jepang yang menampilkan segala sesuatu mulai dari hutan bambu hingga pembuatan sushi.

 

Jelajahi pesisir Irlandia Utara

Melangkah ke tanah raksasa tanpa khawatir menumpahkan minuman Anda. Giant's Causeway penuh dengan kolom basal, sejarah, dan mitologi kuno, menjadikannya tempat yang sempurna untuk tersesat selama beberapa jam atau berhari-hari jika teknologi Anda mengizinkannya.

Lanskap heksagonal terbentuk sekitar 60 juta tahun yang lalu karena lava yang mendingin dengan lambat.

Mendaki Tembok Besar Tiongkok

Berjalan di sepanjang Tembok Besar telah berada di puncak daftar "tujuan liburan" selama berabad-abad sebelum tagar ditemukan. Sekarang, Anda dapat melakukan kenaikan virtual sebagai pengganti upaya fisik yang sebenarnya.

Tur virtual ini membentang enam setengah mil dari tembok antara Jinshanling dan Simatai, bentangan yang dikenal memiliki beberapa pemandangan paling klasik di Cina. Banyak materi pendidikan yang berguna untuk menemani pemandangan.

Jelajahi keajaiban alam Chili

Melalui aplikasi gratis Chile 360, Anda dapat menjelajahi keajaiban dari Torres del Paine ke Gurun Atacama hingga Easter Island. Museum Sejarah Nasional Chili juga menawarkan tur virtual yang dapat Anda gunakan. Kemudian, Anda juga dapat menikmati tur virtual Observatorium Astronomi Eropa Selatan di Santiago.

 

Puluhan Situs Warisan Dunia

Google Earth menawarkan tur virtual 3D dari 30 Situs Warisan Dunia yang ikonik, seperti Taj Mahal, Sphinx, dan Stonehenge. Anda akan mulai dengan tampilan planet Bumi yang diperbesar, mulai dari mana Anda dapat mengklik salah satu lokasi yang ditandai dan memperbesar dari tampilan stasiun ruang angkasa menjadi tampilan mata burung.

Mundurlah ke masa lalu dan lihatlah kuburan kuno Mesir

Tidak setiap hari Anda bisa menjelajahi makam penguasa Mesir seperti Pharaoh Ramesses VI dan Queen Meresankh III . Namun berkat  Kementerian Pariwisata dan Purbakala , Anda dapat melakukan tur virtual ke museum, monumen cekung, dan makam di seluruh Museum Grand Mesir.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

traveling virtual
Editor : Novita Sari Simamora
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top