Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bandara Tempat Paling Rawan Penyebaran Virus Corona

Jika situasi kembali normal dan naik pesawat, maka Anda perlu berhati-hati dan menghindari sentuhan barang apapun di bandara.
Gloria Fransisca Katharina Lawi
Gloria Fransisca Katharina Lawi - Bisnis.com 12 Mei 2020  |  14:59 WIB
Petugas menyemprotkan disinfektan untuk membasmi vieus corona di Bandara Internasional Taoyuan di Taipei, Taiwan, pada 22 Januari 2020. - Bloomberg
Petugas menyemprotkan disinfektan untuk membasmi vieus corona di Bandara Internasional Taoyuan di Taipei, Taiwan, pada 22 Januari 2020. - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA - Pandemi virus Corona (Covid-19) mengajarkan setiap manusia untuk menjaga kebersihan lingkungan, tetapi salah satu tempat yang paling rentan sebagai sarang virus adalah bandara dimana tempat orang bepergian masuk dan keluar negeri.

Dikutip dari Express.co.uk, jalur penerbangan saat ini memang bukan opsi yang tepat bagi Anda yang ingin bepergian.

Meski demikian, jika suasana kembali normal dan Anda bisa bepergian dengan pesawat, Anda perlu memperhatikan banyak hal di sekitar Anda. Anda juga perlu hati-hati dan menghindari sentuhan dengan barang apapun di bandara.

Transportasi penerbangan menjadi salah satu biang keladi yang disalahkan atas penyebaran Covid-19 di seluruh dunia. Hal ini disebabkan karena bandara sangat mudah menyebarkan virus dari para traveler.

Hasil investigasi dari University of Nottingham dan Finnish National Institute for Health and Welfare pada 2016 menemukan tempat paling kotor berada di bandara.

Tim peneliti melakukan penelitian pada bandara Helsinki di Finlandia. Mereka menemukan tingkat kotor atau tingginya virus dan bakteri berada pada barang yang sangat sering disentuh oleh para pelancong dan staf bandara.

Misalnya saja; gagang pintu toilet, tempat bersandar siku di ruang tunggu bandara, gagang eskalator. Meski demikian, tempat nampan untuk memeriksa barang traveler adalah yang paling banyak menjadi sarang virus. Sebagian besar nampan itu telah terbukti positif sebagai medium penyebaran virus.

Setelah proses pemeriksaan itu, para traveler tentu akan menyentuh banyak benda selama proses boarding sampai penerbangan. Tak ayal jika selama proses penerbangan ini Anda mungkin tanpa sengaja pun menyentuh wajah Anda. Alhasil virus bisa langsung menjangkiti tubuh Anda.

Virus dapat bertahan beberapa hari pada benda mati. Misalnya saja pada besi dan plastik, virus bisa bertahan sampai 48 jam. Bahkan beberapa jenis virus pun bisa bertahan sampai beberapa pekan.

Untungnya, tingkat dan kualitas kebersihan bisa menjadi solusi pemutusan rantai virus. Kini orang-orang pun mulai lebih waspada dengan apapun yang mereka sentuh dan juga hati-hati melakukan kontak.

Kini sejumlah aktivitas penerbangan akan mulai diaktifkan meski pandemi Covid-19 belum berakhir.

Jadi bagaimana traveler bisa mulai kembali traveling dengan pesawat? Ke depan, penumpang pesawat di bandara harus peduli dan sadar pada setiap hal kecil di sekitarnya

Ke depan, kebersihan bandara harus ditingkatkan. Selain itu penumpang juga harus selalu menyediakan hand sanitizer, begitu pula awak kabin wajib menyediakan hand sanitizer bagi penumpang untuk menangkal penyebaran virus selama proses penerbangan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bandara Virus Corona covid-19
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top