Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Transaksi Non Tunai McDonalds Indonesia Naik 4 Kali Lipat di Masa Pandemi Covid-19

Saat ini porsinya naik hingga 4 kali lipat dengan rata-rata nilai transaksi hariannya naik hingga sekitar 170 persen.
JIBI
JIBI - Bisnis.com 16 April 2020  |  06:39 WIB
Transaksi Non Tunai McDonalds Indonesia Naik 4 Kali Lipat di Masa Pandemi Covid-19
Ilustrasi logo McDonalds
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Di saat pandemi virus corona alias Covid-19 yang masih mewabah, McDonalds Indonesia mencatat kenaikan yang signifikan untuk penggunaan non tunai pada transaksi drive-thru.

Yanti Lawidjaja, Direktur IT dan Keuangan dari McDonald’s Indonesia mengatakan berdasarkan data yang tercatat oleh Youtap Indonesia, kenaikan pada transaksi non-tunai pada layanan drive-thru McDonald’s ini mulai terjadi semenjak pekan pertama pengumuman pandemi corona.

Saat ini porsinya naik hingga 4 kali lipat dengan rata-rata nilai transaksi hariannya naik hingga sekitar 170 persen.

"Saat ini, McDonald’s menitikberatkan pada layanan McDelivery, drive-thru dan take-away yang semuanya tanpa kontak langsung untuk mendukung langkah pemerintah dalam melakukan social distancing guna mencegah laju penyebaran Covid-19," ujarnya dikutip dari Tempo.co.

Herman Suharto, CEO Youtap Indonesia menambahkan timnya mengedepankan layanan yang harus selalu tersedia dengan baik. Bahkan dengan diberlakukannya status Pembatasan Sosial Berskala Besar di beberapa kota, timnya tetap memberi dukungan penuh.

"Termasuk untuk penambahan pembayaran lainnya di McDonald’s dalam waktu dekat. Ini adalah bentuk komitmen kami untuk mendukung mitra kami, McDonald’s Indonesia dalam melayani konsumennya dan mendukung Indonesia untuk melewati masa pandemi Covid-19 ini,” katanya.

Sebelumnya, Youtap juga mencatat adanya kenaikan transaksi non-tunai pada merchant-merchant lainnya di seluruh Indonesia hingga 129 persen, menyusul perubahan kebiasaan konsumen yang lebih memilih pembayaran non-tunai di masa pandemi Covid-19.

Herman Suharto mengatakan pandemi Covid-19 memang memberikan dampak pada banyak entitas bisnis. Saat ini timnya terus melakukan edukasi kepada merchant untuk program 'Bersih, Sehat, Aman: menjaga kebersihan, social distancing, dan bertransaksi dengan non-tunai'.

"Kami pun mulai mengedukasi bagi merchant UMKM untuk memberikan layanan pesan antar dengan transaksi non-tunai. Ini adalah momentum kita untuk mendorong adopsi transaksi digital yang nyaman dan aman,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

mcdonald nontunai

Sumber : Tempo.co

Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top