Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

5 Kebiasaan Baru saat Traveling Akibat Pandemi Virus Corona

Tak bisa dipungkiri, traveling memang sudah menjadi sebuah kebutuhan. Terbukti dari munculnya tagar #WhenWeTravelAgain yang kini ramai diperbincangkan di media sosial.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 10 April 2020  |  15:03 WIB
Ilustrasi wisata
Ilustrasi wisata

Bisnis.com, JAKARTA - Bosan hampir satu bulan di rumah saja? Apalagi jika Anda termasuk pencinta traveling yang terpaksa harus menunda kepergian dampak virus COVID-19 yang masih mewabah.

Tak bisa dipungkiri, traveling memang sudah menjadi sebuah kebutuhan. Terbukti dari munculnya tagar #WhenWeTravelAgain yang kini ramai diperbincangkan di media sosial. Hal ini turut juga menyimpulkan bahwa keinginan traveling masyarakat tampaknya akan memuncak usai semua kembali 'normal'.

Namun, mengingat virus ini mampu mengubah dunia, jadi tak heran jika akan ada beberapa kebiasaan traveling 'baru' yang bisa Anda temukan, terutama saat Anda melakukan perjalanan ke luar negeri.

Seperti apa? Simak menurut prediksi rangkuman Pegipegi berikut ini.

Proses check-in hingga keberangkatan akan lebih panjang

Jika sebelumnya saat melakukan perjalanan dengan pesawat, kereta, atau bus, Anda hanya perlu melakukan proses pemeriksaan tiket, boarding pass, KTP/paspor, dan bagasi, namun setelah pandemik ini berlalu, kemungkinan besar proses pemeriksaan yang perlu dilakukan bisa lebih panjang dan memakan waktu lama. Sepertinya, Anda akan diminta juga untuk melakukan tes suhu tubuh, tes COVID-19, atau bahkan diwajibkan untuk membawa surat keterangan dokter yang menyatakan bahwa Anda dalam keadaan "benar-benar sehat" dan layak untuk melakukan perjalanan.

Musim traveling akan berlangsung lebih lama

Usai pandemik berakhir, dunia travel tentu tidak bisa langsung 'pulih' 100%. Sebagai langkah awal, moda transportasi; seperti bus, kereta, dan pesawat tampaknya akan membatasi jumlah penumpang untuk mengantisipasi terjadinya penularan jika saja virus tersebut belum benar-benar pergi. Oleh karena itu, hal ini turut juga memengaruhi musim traveling yang bisa berlangsung lebih lama dari biasanya, sampai keadaan benar-benar kembali normal.

Traveling dalam negeri akan lebih cepat 'pulih'

Seperti yang telah dijelaskan di atas bahwa travel akan kembali normal secara bertahap, maka destinasi yang bisa dijangkau pun masih terbatas. Sehingga, kemungkinan besar traveling di dalam negeri (domestik) akan lebih cepat 'pulih' dibandingkan ke luar negeri (internasional). Hal ini sejalan dengan Pegipegi yang fokus memopulerkan destinasi dalam negeri. Sambil di rumah saja, Anda bisa terus mencari berbagai inspirasi menarik seputar destinasi liburan melalui Travel Tips dan Instagram @pegi_pegi.

Akan ada beberapa 'anggota' baru di dalam koper

Jika sebelumnya Anda kerap memadukan dan memadankan pakaian mulai dari atasan, celana atau rok, hijab, topi, hingga tas dan sepatu untuk dibawa liburan, tampaknya setelah ini, fokus Anda akan sedikit berbeda. Dengan membawa pakaian dan aksesori secukupnya, koper Anda tentu akan memiliki ruang khusus untuk menyimpan beberapa 'anggota' baru, seperti sabun cuci tangan, hand sanitizer, tisu basah maupun kering, dan masker. Yes, tindakan preventif ini tampaknya harus terus dipertahankan untuk menjaga kesehatan dan kebersihan diri, di mana pun dan kapan pun.

Asuransi perjalanan akan menjadi perhatian

Setelah pandemik COVID-19 selesai, Anda akan lebih berhati-hati dalam melakukan pemesanan tiket transportasi, khususnya pesawat. Anda mulai fokus memilih destinasi yang akan dikunjungi dan juga menggunakan asuransi perjalanan yang sebelumnya diabaikan. Asuransi perjalanan, salah satunya Pegipegi Travel Protection, dapat memberikan perlindungan, mulai dari keterlambatan penerbangan, pembatalan perjalanan, keterlambatan dan kehilangan bagasi, hingga kecelakaan diri, dengan proses klaim yang mudah sehingga Anda pun akan lebih tenang saat bepergian. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

wisata pegipegi
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top