Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Jangan Sampai Virus Corona Ikut Pulang Kampung

Pasien virus Corona (Covid-19) paling banyak berada di Jabodetabek, tetapi bukan tidak mungkin virus ini masuk ke desa-desa melalui aktivitas pulang kampung.
Asteria Desi Kartika Sari
Asteria Desi Kartika Sari - Bisnis.com 29 Maret 2020  |  20:28 WIB
Bus Antar Kota Antar Provinsi menunggu penumpang di Terminal Kampung Rambutan. Bisnis - Nurul Hidayat
Bus Antar Kota Antar Provinsi menunggu penumpang di Terminal Kampung Rambutan. Bisnis - Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA - Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Budi Arie Setiadi meminta petugas pendamping desa proaktif ambil bagian dalam upaya pencegahan virus corona (Covid-19) di wilayah tugas masing-masing.

“Pendamping desa harus memberikan pengertian kepada warga yang pulang kampung dari kota tentang pentingnya karantina pribadi selama minimal 14 hari,” katanya dalam laman Kemendesa Minggu (29/3/2020).

Budi Arie mengingatkan warga desa supaya tidak lengah menghadapi virus Corona yang di Indonesia. Menurut dia, selama ini pasien yang terpapar virus Corona terdapat di perkotaan terutama kawasan Jabodetabek. Namun, bukan berarti perdesaan tak bisa terpapar apalagi banyak warga yang pulang kampung dari kota.

Budi Arie menilai pilihan pulang kampung ke desa masing-masing tidak sepenuhnya tepat jika dikaitkan dengan upaya nasional pencegahan penyakit Covid-19.“Bukan tidak mungkin virus Corona ikut pulang kampung,” katanya.

Menurut dia, pencegahan penyebaran virus Corona bisa dilakukan baik oleh warga desa maupun pendatang dari kota.

Perangkat dan masyarakat bisa mendorong gerakan menjaga kebersihan dan mengurangi kegiatan berkerumun. Kemudian warga yang pulang kampung sebaiknya melakukan karantika pribadi selama 14 hari di rumah.

Wamendes Budi Arie mengingatkan para pendatang supaya sementara waktu menghindari berinteraksi secara fisik dengan orang lain, terutama warga berusia lanjut karena rentan tertular virus Corona.

Budi Arie menyatakan perangkat desa dibantu Pendamping Desa aktif mendata pendatang dan memberikan pengertian pentingnya karantina pribadi. Warga berusia lanjut jangan luput dari perhatian.

“Jika ada warga desa atau pendatang merasa sakit, bisa lapor ke perangkat desa supaya segera dirujuk ke rumah sakit,” ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

mudik Virus Corona covid-19
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top