Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ini Alasan Kenapa Makanan di Pesawat Terasa Hambar

Qatar Airways Culinary Development Manager Decha Mingkwan menjelaskan hal itu terjadi karena tekanan udara di dalam pesawat yang mempengaruhi telinga dan berujung pada kemampuan lidah dalam merasakan makanan.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 27 Februari 2020  |  09:18 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Banyak orang yang mengatakan makanan di pesawat terasa hambar, meskipun dari penampilannya cukup menggoda.

Alasannya, karena makanan yang terlihat lezat bisa jadi terasa hambar di lidah saat disajikan di atas ketinggian.

Qatar Airways Culinary Development Manager Decha Mingkwan menjelaskan hal itu terjadi karena tekanan udara di dalam pesawat yang mempengaruhi telinga dan berujung pada kemampuan lidah dalam merasakan makanan. "Dulu, kami membuat makanan jadi lebih asin untuk di pesawat," ujar Decha di Cengkareng, Rabu.

"Tapi sekarang makanan di darat dan di pesawat yang kami buat rasanya sama," lanjut dia, menambahkan hal itu dimungkinkan karena sirkulasi udara yang lebih baik di pesawat sehingga tidak mempengaruhi kemampuan mencecap.

Indera perasa memang kurang berfungsi di ketinggian.

Tingkat kelembapan yang rendah dan tekanan udara membuat indera perasa jadi lebih tumpul, itulah mengapa maskapai kerap menyajikan makanan pedas atau asin agar lebih terasa

Suara mesin pesawat juga bisa berkontribusi pada ketidakmampuan mencium dan merasakan makanan serta minuman.

Memakai penutup telinga untuk mengurangi suara bising bisa jadi cara termudah agar makanan dan minuman terasa lezat di dalam pesawat, kata Profesr Charles Spence, penulis "Gastrophysics: The New Science of Eating" seperti dikutip dari Telegraph.


 
 
 
 
 

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

makanan

Sumber : Antara

Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top