5 Kota dengan Tarif Hotel Termahal di Eropa

Stockholm adalah kota terberat di Eropa yang mencetak kamar hotel dengan harga terjangkau; tarif rata-rata per malam mencapai € 111 (sekitar $ 146).
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 10 Februari 2020  |  09:37 WIB
5 Kota dengan Tarif Hotel Termahal di Eropa
Oslo - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Berlibur ke Eropa dengan keindahan masing-masing kotanya tentu menjadi impian banyak orang.

Museum megah, bangunan kuno menjadi daya tarik tersendiri bagi hampir seluruh kota di Eropa.

Karena jaraknya yang cukup jauh dari Indonesia, maka untuk pergi kesana membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

Bukan hanya dari sisi biaya transportasi yang tinggi, namun beberapa kota di Eropa terhitung memiliki biaya hotel yang cukup tinggi.

Berikut lima kota di Eropa dengan tarif hotel tertinggi :

1. Stockholm

Stockholm adalah kota terberat di Eropa yang mencetak kamar hotel dengan tarif rata-rata per malam mencapai € 111 (sekitar $ 146).

Dengan tarif hotel rata-rata mencapai € 111, Stockholm memang bisa menjadi perhentian mahal untuk rencana perjalanan Anda. Masalahnya: Nilai tukar Swedia yang tinggi. Negara ini menggunakan krona, bukan euro, dan penduduk setempat menikmati standar hidup yang sangat nyaman. Yang mengatakan, masih mungkin untuk menemukan beberapa keterjangkauan di Stockholm.

2. Edinburgh

Edinburgh tercatat sebagai kota termahal kedua di Eropa. Harga rata-rata hotel di Edinburgh mencapai € 109 musim panas lalu.0

3. Venesia

Menurut Cheaphotels.org, tarif hotel rata-rata di Venesia mencapai €103 semalam. Harga hotel di kota Italia yang sangat populer kemungkinan akan turun pada musim gugur. Hal yang sama berlaku di musim semi.

4. Zurich

Tahun ini, Zurich dinobatkan sebagai kota termahal di dunia untuk ditinggali oleh Economist Intelligence Unit. Dan untuk pelancong, tentu saja tidak ada tawar-menawar. Tarif rata-rata hotel di kota terbesar di Swiss musim panas lalu €130.

5. Oslo

Harga hotel di Oslo rata-rata € 94 musim panas lalu. Untuk Anda yang beranggaran pas-pasan sebaiknya berlibur di musim gugur dan musim dingin dengan harga yang lebih murah. Selain itu bisa memanfaatkan angkutan umum sebagai sarana transportasinya.


 

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
eropa

Editor : Mia Chitra Dinisari
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top