Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Seni Menikmati Teh Premium

Bagaimana cara dan proses penyajian untuk menikmati teh bisa memengaruhi rasa dari teh itu sendiri
Dewi Andriani
Dewi Andriani - Bisnis.com 08 Februari 2020  |  11:00 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Setiap jenis teh memiliki proses penyajian dan cara penyeduhan yang berbeda untuk menghasilkan sensasi rasa yang nikmat dan bermanfaat bagi kesehatan. Kesalahan dalam proses penyeduhan justru akan membuat khasiat teh tersebut hilang.

Sebagai salah satu produsen teh premium Indonesia, Gaia Tea ikut memberikan edukasi tersebut dengan menyertakan cara dan proses penyajian untuk menikmati teh di setiap kemasannya.

Zakaria Hamzah, Direktur Operasional Gaia Tea mengatakan banyak masyarakat yang berpikir bahwa semakin pekat teh maka akan semakin nikmat. Padahal pandangan tersebut keliru, sebab dalam proses penyajiannya, teh hanya disedu sekitar tiga hingga lima menit.

“Kalau lebih dari itu [durasi penyeduhannya], akan merusak rasa dan khasiat teh tersebut yang ada malah bisa membuat perut kembung dan merusak tubuh sendiri. Temperatur air seduhannya juga beda-beda, dan jangan menggunakan air yang baru mendidih,” ujarnya.

Misalnya saja untuk white tea yang disedu pada air dengan temperature 75 derajat dengan waktu sedu sekitar 3 menit, atau green tea yang hanya membutuhkan waktu seduh 2 menit dengan air temperatur 90 derajat celcius.

Sementara itu, Christina Prasetyani, Brand Manager Gaia Tea mengatakan produk teh premium dari Gaia Tea telah dipasarkan ke sejumlah café dan hotel di kota-kota besar di Indonesia. Dalam proses penyajian teh premium Gaia di café-café rekanan, dilakukan dengan standar yang sama.

“Kami memberikan teko dan gelas untuk café rekanan. Ketika mereka menyajikan teh tersebut harus mengikuti standar penyeduhan dan harus menunggu sekitar 3 menit dengan suhu temperatur tertentu. Justru di situlah seni menikmati teh,” ujarnya.

Lebih lanjut dia menyampaikan bahwa setiap teh memiliki khasiat yang berbeda, misalnya saja white tea yang tinggi antioksidan berkhasiat untuk seseorang yang ingin mendetoks tubuhnya. Tak heran bila harganya pun terbilang paling mahal.

Adapun green tea untuk kategori Sencha dikonsumsi untuk mengatur bentuk tubuh agar tidak terlalu gemuk atau tidak terlalu kurus, sehingga dapat lebih menjaga kesehatan. Selain itu, ada pula Genmaicha dan Gunpowder yang bermanfaat untuk stamina. Atau Oolong tea yang dikenal memiliki manfaat untuk melunturkan lemak sehingga cocok dikonsumsi usah makan.

“Untuk menikmatinya jangan gunakan gula, selain agar bisa menikmati rasa aslinya juga agar khasiatnya untuk kesehatan tetap bisa dirasakan,” tuturnya.

Gaia Tea sendiri awalnya telah memiliki sekitar 8 jenis teh premium yang bahan bakunya didapatkan dari teh berkualitas tinggi untuk standar ekspor. Namun kini telah ada tambahan 8 jenis teh lagi yang diberi beragam tambahan rasa alami seperti mango tea, apple cinnamons, Indonesia spicy dengan tambahan rempah-rempah yang menghangatkan, dan lainnya.

Adapun untuk harga jualnya, Gaia Tea dalam kemasan dibanderol seharga Rp149.000 tergantung pada gramasi. Misalnya saja untuk Silver Needles setiap satu kaleng besar takarannya 30 gram, Genmaicha 130 gram, Oolong Tea 100 gram, Black tea 70 gram, Sencha 130 gram, dan Gunpowder 130 gram.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

teh
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top