Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pemerintah Wacanakan Diskon Tiket Pesawat ke Destinasi Wisata

Kementerian Perhubungan menjanjikan diskon khusus untuk penerbangan ke tiga destinasi wisata, yakni Bali, Batam, dan Manado. Kementerian berharap potongan harga dapatdikalkulasikan dalam satu pekan ke depan.
Muhammad Khadafi
Muhammad Khadafi - Bisnis.com 06 Februari 2020  |  14:25 WIB
Penumpang mencari informasi di layanan customer sercive Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai - Bisnis.com/Feri Kristianto
Penumpang mencari informasi di layanan customer sercive Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai - Bisnis.com/Feri Kristianto

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Perhubungan menjanjikan diskon khusus untuk penerbangan ke tiga destinasi wisata, yakni Bali, Batam, dan Manado. Kementerian berharap potongan harga dapat dikalkulasikan dalam satu pekan ke depan.

Hal tersebut guna mendongkrak kunjungan wisatawan nusantara (wisnus) untuk menutupi anjloknya kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) usai merebaknya wabah virus Corona.

Staf Khusus Menteri Pariwisata Adita Irawati mengatakan bahwa hal itu tengah didiskusikan dengan maskapai terkait.  Nantinya implementasi hal tersebut diserahkan kepada kebijakan masing-masing maskapai.

"Agar dunia pariwisata kita tetap bisa bergerak. Dampak penundaan penerbangan ini signifikan," kata Adita di Kantor Staf Presiden, Jakarta, Kamis (6/2/2020).

Adita menjelaskan tiga destinasi wisata tersebut adalah pintu turis China masuk  ke Indonesia. Seperti diketahui, pemerintah sejak Rabu (5/2/2020) telah menutup akses penerbangan bermuatan manusia dari dan ke China.

Pemerintah juga menutup akses bagi turis yang berasal dari China untuk berkunjung atau transit di Indonesia. Hal ini berlaku juga bagi turis dari negara lain yang telah berada di mainland China selama 14 hari ke belakang. Kebijakan ini berlaku hingga periode yang belum dapat ditentukan.

Kemenhub mencatat ada lima maskapai yang memiliki rute penerbangan langsung ke China, yakni Garuda Indonesia, Citilink, Lion Air, Batik Air, dan Sriwijaya Air. Seluruh maskapai telah merespons positif atas instruksi kementerian tersebut.

Adapun diberitakan Bisnis sebelumnya, PT Angkasa Pura I (Persero) menutup 158 frekuensi penerbangan dari dan ke China di tiga bandara yang dikelolanya. Perseroan merinci untuk Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali memiliki 125 penerbangan per minggu dari 22 destinasi di China.

Tercatat ada tujuh maskapai yang melayani, antara lain China Eastern (14 penerbangan/minggu), China Southern (10 penerbangan/minggu), Citilink Indonesia (11 penerbangan/minggu), Lion Air (29 penerbangan/minggu), Xiamen Air (14 penerbangan/minggu), Garuda Indonesia (22 penerbangan/minggu), dan Sriwijaya Air (25 penerbangan/minggu).

Sementara itu Bandara Sam Ratulangi, Manado memiliki 28 penerbangan per minggu dari 10 destinasi dengan lima maskapai yang melayani rute dari dan ke China. Diantaranya, China Southern (3 penerbangan/minggu), Citilink Indonesia (4 penerbangan/minggu), Lion Air (15 penerbangan/minggu), Sriwijaya Air (2 penerbangan/minggu), dan Xiamen Air (4 penerbangan/minggu).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tiket pesawat virus corona
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top