Ini 5 Kesalahan Turis Ketika di London

London adalah salah satu tujuan wisata paling populer di dunia untuk alasan yang baik. Kota ini penuh dengan situs bersejarah, restoran lezat, pemandangan indah, dan keanekaragaman budaya.
Dionisio Damara
Dionisio Damara - Bisnis.com 26 Januari 2020  |  01:15 WIB
Ini 5 Kesalahan Turis Ketika di London
Taksi listrik London "Black Cab". - Maxpixel

Bisnis.com, JAKARTA - London adalah salah satu tujuan wisata paling populer di dunia untuk alasan yang baik. Kota ini penuh dengan situs bersejarah, restoran lezat, pemandangan indah, dan keanekaragaman budaya.

Meskipun penduduk setempat umumnya menyambut baik para turis, mereka juga tidak ragu untuk menunjukkan kesalahan yang sering dilakukan pengunjung selama melancong di Inggris. 

Dilansir dari Huffpost, Sabtu (25/1/2020), sejumlah orang yang pernah tinggal di London diminta untuk membagikan sejumlah kecerobohan turis yang telah mereka amati. Berikut lima kesalahan turis ketika di London.

Terlalu Banyak Menggunakan Taksi

Julie Falconer, blogger di A Lady London, mengatakan bahwa salah satu kesalahan terbesar turis di London adalah berasumsi bahwa naik taksi lebih cepat dibandingkan naik kereta bawah tanah.

"London sangat luas, dan lalu lintas bisa buruk kapan saja. Jadi, hampir selalu lebih cepat untuk naik kereta bawah tanah untuk mencapai tujuan. Ini terutama berlaku pada jam-jam sibuk, tetapi juga bisa menjadi kasus di tengah malam," ujar Falconer.

Salah Persepsi

Steffi Crivellaro, blogger di Steffi Daydreamer, menyebutkan bahwa masih ada saja wisatawan yang salah persepi sekaligus kebingungan untuk membedakan Menara Bridge dengan London Bridge.

"Mereka adalah dua jembatan yang berbeda," tuturnya.

Tidak Cukup Berjalan

Blogger The LDN Diaries Paula Holme menyampaikan bahwa sejumlah pelancong kerap melakukan kesalahan  ketika memutuskan naik kereta bawah tanah dari Leicester Square ke Covent Garden.

“Sebagian besar tidak tahu itu sebenarnya hanya butuh berjalan kaki singkat di antara dua halte. Dengan berjalan kaki Anda dapat menikmati lingkungan sekitar, dan menghindari jalur Piccadilly yang sibuk dan lift yang ditakuti di stasiun Covent Garden," ujarnya.

Menunggu Dalam Antrean Panjang

Tine Farstad, blogger di Mummy in the City, menyarankan supaya para pelancong memesan tiket atraksi secara daring untuk menghemat waktu dan menghindari kekecewaan.

"Antreannya bisa sangat panjang pada waktu-waktu sibuk di beberapa tempat wisata paling populer di London, tetapi Anda mungkin bisa melewatinya jika siap dengan tiket pra-pembelian," ucap Farstad.

Berbelanja di Oxford Street

Vesta Fosu, blogger Chocolate N Curves, merekomendasikan bahwa banyak pilihan tempat untuk berbelanja selain Oxford Street. Dia menyarankan untuk berkunjung ke Kings Road, Marylebone, Elizabeth Street, dan sejumlah jalan lain yang juga memiliki tempat indah untuk berbelanja.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
wisata, london

Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Sumber : Huffpost

Editor : Akhirul Anwar
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top