Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pantai Cijeruk Garut Ditutup, banyak Spot Berbahaya tapi Pengamanan Minim

Bupati Garut Rudy Gunawan akan menutup objek wisata Pantai Cijeruk di Kecamatan Cibalong Kabupaten Garut, Jawa Barat, karena lokasinya yang berbahaya bagi keselamatan wisatawan dan masyarakat setempat.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 13 Januari 2020  |  14:53 WIB
Suasana Pantai Cijeruk, Kabupaten Garut, Jawa Barat. - Antara/Feri Purnama
Suasana Pantai Cijeruk, Kabupaten Garut, Jawa Barat. - Antara/Feri Purnama

Bisnis.com, GARUT - Bupati Garut Rudy Gunawan akan menutup objek wisata Pantai Cijeruk di Kecamatan Cibalong Kabupaten Garut, Jawa Barat, karena lokasinya yang berbahaya bagi keselamatan wisatawan dan masyarakat setempat.

"Saya akan tutup karena di sana itu ada spot berbahaya, minim pengamanan," kata Bupati Garut kepada wartawan di Garut, Senin (13/1/2020) seperti dilaporkan Antara.

Ia menuturkan Pantai Cijeruk merupakan daerah yang kewenangannya dimiliki oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA). Pantai teesebut selama ini sering ramai dikunjungi wisatawan.

Bupati meminta BKSDA agar kawasan pantai tersebut tidak dibuka untuk umum karena khawatir membahayakan jiwa wisatawan saat berenang di pantai itu.

"Pengelolaannya itu oleh BKSDA bukan kita, jadi di sana itu tidak ada pengamanan," katanya.

Ia mengingatkan masyarakat setempat maupun wisatawan untuk tidak mengunjungi apalagi berenang di Pantai Cijeruk untuk menghindari bahaya ombak besar yang dapat menyeret orang ke tengah laut.

Ia berharap selama penutupan itu ada evaluasi antara pemerintah daerah dengan BKSDA untuk mencari solusi agar tidak ada lagi korban jiwa di Pantai Cijeruk.

"Kita tutup dulu, dibuka setelah ada pengamanan maksimal di sana," katanya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Garut Budi Gan Gan menambahkan di Pantai Cijeruk memang tidak ada petugas penyelamat atau Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) yang siaga di sana.

Ia menyampaikan secepatnya akan menyiagakan petugas Balawista untuk mengawasi dan melakukan penyelamatan apabila ada wisatawan yang mengalami kecelakaan laut.

"Kami akan kerja sama supaya nanti ada penguatan Balawista untuk memberikan pelayanan kepada wisatawan," katanya.

Sebelumnya, objek wisata Pantai Cijeruk telah menelan korban jiwa baik wisatawan maupun masyarakat setempat akibat terseret ombak saat berenang di pantai.

Terakhir tiga wisatawan dewasa asal Tangerang, Banten, tewas saat berenang lalu terseret arus ombak di Pantai Cijeruk, Minggu (12/2) pagi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

garut

Sumber : Antara

Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top