Bisnis Burger Selebgram Anya Geraldine

Selebgram Anya Geraldine berkolaborasi dengan Broadway Group Jakarta mengembangkan bisnis kuliner burger berkonsep praktis di Karet, Jakarta Pusat.
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 24 November 2019  |  12:16 WIB

Bisnis.com, JAKARTA — Selebgram Anya Geraldine berkolaborasi dengan Broadway Group Jakarta mengembangkan bisnis kuliner burger berkonsep praktis di Karet, Jakarta Pusat.

Restoran bernama Burger Bar besutan Anya Geraldine tersebut menyajikan tujuh varian burger.

Anya terinspirasi untuk membangun bisnis makanan, karena merasa burger bisa jadi salah satu makanan yang bisa dimakan dengan cepat dan praktis.

“Burger identik dengan kemudahan. Makanya sasaran kita juga generasi milenial yang punya kesibukan dan mobilitas tinggi. Selain itu marketsize pun cukup besar,” ujar William Ernest Silanoe, Presiden Broadway Group Jakarta ketika ditemui Bisnis.

Konsep yang dipakai adalah konsep praktis. Membuat Burger Bar memiliki desain kedai yang sederhana dengan tempat yang kecil.

Pelayanan pun akan berfokus pada pelayanan take away (bungkus, dibawa pulang) dan pembelian online.

“Burger Bar mengedepankan market yang simpel, hanya ingin makan saja. Karena ada beberapa market, ada yang fokus pada kedai lucu Instragamable, ada juga yang fokus di makanan experience.”

Menyajikan tujuh varian burger, Burger Bar menyasar kaum urban Jakarta yang terkenal memiliki gaya hidup cepat dan dinamis serta sangat bergantung pada aplikasi pemesanan online untuk membantu mempermudah hidup mereka.

Hanya saja kelemahan dari sistem pembelian online pada saat penghantaran kepada pembeli keadaan makanan kadang rusak secara estetika serta rasa yang berubah setelah makanan menempuh proses pengantaran.

Begitupun yang dirasakan oleh Anya yang menjadikan burger sebagai salah satu makanan pilihan utama ketika sedang menjalani hari yang padat.

"Makan burger adalah solusi kilat untuk membuat saya tetap kenyang tapi tidak punya waktu banyak. Setelah mengobrol dengan tim Broadway Group Jakarta kita temukan formulasi yang tepat dan kita jadikan bisnis” ungkap Anya Geraldine.


 
Lebih lanjut Anya menerangkan bahwa rahasia dari burger yang tahan banting sehingga pemesan dapat menerima burger yang secara penampilan terlihat baik dan perubahan rasa yang tidak signifikan adalah terletak pada kualitas bahan, proses pemasakan, waktu dan jarak pengiriman.

Burger yang dijual Burger Bar terbuat dari patty yang selalu segar karena dibuat baru setiap hari dan tidak dimasak dahulu (pre-cooked) sebelum disajikan.

Untuk roti yang digunakan berjenis burger brioche yang banyak mengandung mentega sehingga lebih empuk dan tidak mudah lembek ketika sampai ke pemesan.
 
Proses pemasakan burger disajikan dengan tingkat kematangan medium sebagai standar Burger Bar, sehingga rasa yang dihasilkan masih ada rasa original dari daging tersebut dan penyajian seperti ini akan tetap menjaga kualitas rasa dari resep yang telah dikembangkan oleh Burger Bar.

Di samping terletak di Jakarta Pusat, Burger Bar dapat menjangkau pelanggan di daerah distrik bisnis di Jakarta paling lambat 10 menit. Sehingga, burger yang diantar melalui pemesanan online tetap terjaga tingkat kesegaran dan rasa.

Tentang strategi bisnis yang diterapkan Anya dalam mensukseskan Burger Bar bersama dengan Broadway Group Jakarta akan mengoptimalkan saluran penjualan melalui pemesanan ojek online dengan tujuan untuk memudahkan pelanggan Burger Bar di Jakarta, tetapi tetap menerima burger di tempat dalam keadaan yang baik.

Sejalan dengan hasil penelitian yang dikeluarkan Nielsen pada tahun 2019 tentang keunggulan model bisnis ini dapat menghemat waktu dan tidak perlu antri dimana masyarakat Indonesia sangat menyukainya.
 
“Membaca tren bisnis kuliner di Jakarta, kami memprediksi bahwa sistem penjualan melalui ojek online ini akan sangat menguntungkan. Hal ini diperkuat dengan gaya hidup orang Jakarta yang sibuk dan dinamis, sehingga sistem seperti ini sangat menjanjikan dan dapat membantu banyak masyarakat dalam menjalani hari yang padat” terang Ernest Silanoe, Presiden PT. Broadway Group Jakarta.
 
Temasek dan Google memprediksi bahwa bahwa pasar jasa pembelian makanan akan mencapai angka 8 miliar dollar Amerika di Asia Tenggara dan Indonesia akan menjadi salah satu pasar terkuat.

Hal ini sejalan dengan tren yang telah diciptakan oleh salah satu aplikasi Gojek, di mana pada tahun 2015 hanya ada 125 gerai yang ada di GoFood dan hingga kini sudah mencapai 400,000 gerai.
 
Burger Bar hadir dengan tujuh varian rasa antara lain Patty Melt Burger, Classic Cheese Burger, Breakfast Burger, Pulled Chicken Burger, Philly Cheese Burger, Fish Burger, dan Fried Chicken Burger.

Selain itu juga ada varian snacks dan berbagai minuman. Harga yang dibanderol mulai dari Rp40000 sampai dengan Rp60,000 untuk satu porsi burger.

Adapun selama masa promosi dari tanggal 21 – 28 November 2019, harga Burger untuk semua variasi adalah Rp40,000 dan snack juga semua variasi Rp20,000 belum termasuk pajak.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
burger

Editor : Mia Chitra Dinisari
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top