Kaesang Pangarep Permasalahkan Plagiat Logo Sang Pisang

Kaesang Pangarep terlihat mengungkapkan kekesalannya pada salah satu warganet yang terang-terangan meniru logo dari produk banana crispy-nya yakni 'Sang Pisang'.
Ria Theresia Situmorang
Ria Theresia Situmorang - Bisnis.com 29 Oktober 2019  |  11:04 WIB
Kaesang Pangarep Permasalahkan Plagiat Logo Sang Pisang
Kaesang Pangarep - Instagram @kaesangp

Bisnis.com, JAKARTA - Kaesang Pangarep terlihat mengungkapkan kekesalannya pada salah satu warganet yang terang-terangan meniru logo dari produk banana crispy-nya yakni 'Sang Pisang'.

Diketahui sebelumnya, akun @askfm di jejaring media sosial Twitter mengunggah sebuah foto produk banana crispy dengan logo yang meniru brand 'Sang Pisang' dengan nama brand 'Indah SF'.

Mendapati kenyataan tersebut, Kaesang langsung merespons singkat dalam cuitannya pada Senin (28/10/2019).

"Loyer mana loyer," tulisnya yang mengisyaratkan loyer adalah lawyer (kuasa hukum), sehingga besar kemungkinan permasalahan ini akan ia limpahkan ke jalur hukum.

Salah satu warganet juga terlihat merespon santai cuitan putra bungsu Presiden RI Joko Widodo tersebut. Ia berpendapat sebagai pelopor Kaesang harusnya bangga bisa menjadi contoh orang banyak.

"Mas Kaesang gpp x ya.. Bknkah sang pisang menginspirasi bnyk org utk maju, jadi pada mau buka usaha mandiri.. Seharusnya sang pelopor bangga bisa jadi contoh yg baik utk bnyk org.. Kembali lagi soal rejeki kan sudah ada yg atur.. Biar ciptaannya sama tetap rejekinya beda," tulis akun @DjamisAgnes.

Cuitan tersebut sontak membuat Kaesang terlihat geram. Ia mengungkapkan kekesalan hatinya dengan cara yang cermat melalui cuitannya yang diunggah beberapa jam lalu.

"Saya gak pernah masalahin orang yang meniru produk kami, tapi bukan brarti boleh meniru logo kami," tulisnya.

Pendapat Kaesang ini langsung dibenarkan oleh beberapa warganet yang menilai logo adalah branding sebuah produk yang harusnya tidak ditiru oleh pihak ketiga.

"Karena kalau niru produk ngga jamin sama rasa dan kualitasnya. Tapi kalau logo kan lebih ke branding ya," tulis akun @aprilPrmt.

"ini bener sih, takutnya nanti malah terjadi penipuan yg 'tidak disengaja', spt mau beli sang pisang tp kebeli yg kw, apalagi klo kualitasnya beda," tulis akun @pirpirang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kaesang

Editor : Sutarno
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top