Ini 6 Rekomendasi Destinasi Liburan dengan Sajian Kuliner Khas

Aplikasi penyediaan jasa perjalanan digital, Booking.com, merekomendasikan destinasi perjalanan di sejumlah negara yang memiliki sajian kuliner khas dan autentik. 
Dionisio Damara
Dionisio Damara - Bisnis.com 01 Oktober 2019  |  07:38 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Aplikasi penyediaan jasa perjalanan digital, Booking.com, merekomendasikan destinasi perjalanan di sejumlah negara yang memiliki sajian kuliner khas dan autentik. 

Kekhasan kuliner rupanya menjadi daya tarik tersendiri bagi para pelancong. Berdasarkan data internal booking.com, sebanyak 65 persen pelancong asal Indonesia memilih destinasi liburan karena makanan dan minumannya. 

Untuk itu, Booking.com memberikan 6 rekomendasi destinasi liburan yang memberikan pengalaman khas dengan kuliner yang mengunggah lidah. 

1. Black Swan Hostel, Sevilla, Spanyol

Ibu kota Andalusia ini merupakan tempat yang sempurna untuk menikmati kuliner khas  Spanyol. Dengan lebih dari 4.000 bar tapas, para pelancong bisa mencoba berbagai hidangan khas daerah tersebut, seperti salmorejo atau espinacas con carbanzos.

Sementara itu, Black Swan Hostel memiliki keunikan sendiri dalam menyambut pengunjungnya. Di sini, para pelancong dapat belaja memasak paella, makanan khas Spanyol. 

Tidak hanya kelas memasak, staf di hotel itu juga menawarkan tur jalan kaki gratis, perjalanan menonton pertunjukan flamenco, dan berbagai acara lain yang memberikan kesempatan bagi para tamu untuk bertemu dengan orang-orang baru. 

2. Nomadas EcoHostel, Merida, Meksiko

Ibu kota budaya dari Semenanjung Yucatan, Merida, adalah "harta karun" dengan sisa-sisa reruntuhan suku Maya, arsitektur warna-warni, dan musik yang meriah. 

Sebagai tempat pertemuan dengan berbagai budaya dengan pengaruh Eropa dan Maya, kota ini juga destinasi gastronomi yang menyuguhkan kombinasi lezat seperti cochinita pibil, masakan daging babi khas suku Maya dengan rasa jeruk Spanyol, dan queso relleno, daging cincang dibalut keju gouda Belanda. 

Merida juga memiliki salah satu pusat kota 
bersejarah yang terbesar di benua 
Amerika. Jalanan di kota ini dipenuhi arsitektur warna-warni. 

Salah satu dari rumah kolonial di kota itu adalah hostel Nomadas, yang lokasinya dinilai oleh tamu Booking.com sebagai salah satu hal yang mereka sukai dari Merida. Hostel ini juga menawarkan berbagai kelas gratis seperti menari salsa, memasak ala Meksiko, dan yoga, sehingga semua orang bisa saling bertemu dan berkumpul .

3. SLA Boutique Hostel, Phnom Penh, Kamboja

Phnom Penh memiliki kuil-kuil Budha terindah di dunia serta arsitektur Khmer yang ikonik. Cara terbaik untuk menjelajahi kota ini ialah menikmati berbagai makanan lezat khas Kamboja.

Dipengaruhi oleh kuliner Thailand, Vietnam, dan China, rasa makanan Kamboja cenderung lebih ringan, tetapi lebih asam dibanding makanan Thailand, dan kaya akan bumbu segar serta pelengkap yang pedas. Mulai dari daging sapi yang ditaburi semut merah atau tarantula goreng berhasil membuat penasaran sebagian orang. 

Bagi pelancong yang enggan menyantap serangga, tetapi ingin membawa pulang sesuatu yang eksotis, staf di SLA Boutique Hostel dapat mengajarkan para tamu cara membuat salad pepaya yang nikmat. 

4. Casa De Avila, Arequipa, Peru

Hidangan klasik khas Peru seperti quinoa, 
ceviche, dan pisco sour yang menjelma modern telah membuat reputasi kuliner Peru kian istimewa. Warisan kuliner negara ini sudah berusia ribuan tahun dan memadukan pengaruh budaya dari Kerajaan Inka, komunitas Jepang yang marak di sana, serta pengaruh kuliner Eropa. 

Meski begitu, Peru menjadi surga bagi 
para foodie sejati bukan karena kekayaan sejarahnya semata. Sebanyak 80 dari 104 ekosistem yang berada di Bumi bisa ditemukan di Peru, sehingga menjadikannya salah satu negara dengan biodiversitas terkaya di dunia. 

Sementara itu, Casa de Avila berada di Arequipa, satu kota dengan kuliner yang dipengaruhi oleh Spanyol. Para tamu dapat mengikutu kelas memasak
untuk belajar membuat masakan lokal, seperti rocoto relleno; sajian paprika isi yang diduga berasal dari Spanyol, serta causa; masakan kentang lapis yang begitu fotogenik.

5. Pushkar Cooking Art and Home Stay, Puskar, India

Tidak ada satu hidangan yang namanya hanya hidangan India. Sebab, di sana, terdapat sekitar 30 hidangan daerah yang masing-masing memiliki rasa dan bahan yang berbeda. Rajashtan, wilayah kering di utara India, memiliki masakan khas lezat yang menggunakan susu, minyak samin, serta susu mentega. 

Sementara itu, hidangan paling terkenal mungkin dal baati churma, yaitu bola-bola tepung yang dicelupkan ke dalam rebusan kacang lentil lalu disajikan dengan remahan roti yang dimaniskan dengan rasa kapulaga.  

Selain mengajarkan tamu cara memasak baati yang sempurna, Shivani dan timnya di Pushkar Cooking Art and Home Stay sangat dicintai traveler Booking.com karena menjadi tuan rumah yang luar biasa. Staf di akomodasi ini mendapat nilai ulasan hampir sempurna, yakni 9,7 dari 10. 

6. Sweet Life Community Guesthouse, Ko 
Lanta, Thailand

Ko Lanta adalah kota tetangga Ko Phi Phi 
yang turisnya lebih sedikit dan lebih dikenal karena pantai, lokasi snorkeling, serta perairan yang berwarna zamrud. Namun, tahukah Anda bahwa pengaruh Melayu dan India telah menjadikan tempat ini 
sempurna untuk mencoba kari Masaman 
(ala Muslim)? 

Makanan Thailand sudah sangat terkenal, tapi bagi mereka yang ingin menjelajah rasa lebih jauh, Mon at Sweet Life menawarkan kursus memasak yang direkomendasikan oleh traveler Booking.com.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kuliner

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top