LAPORAN DARI TAIWAN : Ini Wisata Halal yang Diakui Muslim Tionghoa

Bagi wisatawan muslim sangat cocok mengunjungi kota Yilan ini. Wisata halal tersedia dengan menyediakan sajian menu sehat dan halal. Begitu juga dengan vegetarian sangat dimudahkan.
Akhirul Anwar
Akhirul Anwar - Bisnis.com 29 September 2019  |  10:11 WIB
LAPORAN DARI TAIWAN : Ini Wisata Halal yang Diakui Muslim Tionghoa
Agrowisata Toucheng Leisure Farm di Provinsi Yilan, Taiwan - Bisnis/Akhirul Anwar

Bisnis.com, YILAN - Provinsi Yilan berada di bagian timur Taiwan yang bisa ditempuh menggunakan kereta listrik atau bus. Perjalanan dari Taipei kurang lebih satu jam.

Moda transportasi bus akan melalui jalan tol dan terowongan Xueshan sepanjang 13 kilometer. Terowongan terpanjang di Taiwan ini sangat terkenal karena pembangunannya memakan waktu 15 tahun. Konstruksi dimulai pada Juli 1991 dan baru dibuka pada16 Juni 2006.

Bagi wisatawan muslim sangat cocok mengunjungi kota Yilan ini. Wisata halal tersedia dengan menyediakan sajian menu sehat dan halal. Begitu juga dengan vegetarian sangat dimudahkan.

Salah satunya adalah kawasan agrowisata Toucheng Leisure Farm yang berloksi di Jalan Gengxin 125-1, Toucheng Township, Yilan, Taiwan. Lokasinya berada di pegunungan dengan udara sejuk.

Hunter Lin, Manajer Toucheng Leisure Farm mengatakan areal ini didirikan sejak tahun 1979 dengan luas areal 120 hektare. Tersedia hotel dengan 80 kamar, memiliki hutan, lahan pertanian padi, koleksi binatang lokal dan sebagainya.

Pengunjung ditawarkan untuk beraktivitas bertani, memetik buah, berkebun dengan sistem paket menginap. Bagi yang hanya memiliki waktu tidak lama, bisa berkeliling menggunakan mobil dan makan siang di restoran.

Wisatawan yang datang lebih banyak melakukan edukasi di tempat ini. Terutama dari kalangan keluarga yang ingin mengajak anaknya belajar bertani, berkebun dan berternak.

Sementara wisatawan asing melakukan kunjungan untuk belajar teknik pertanian dan perkebunan. Studi banding kerap dilakukan oleh pengunjung dari negara lain.

"Pengunjung dari Hong Kong dan Singapura yang datang ke sini bertujuan untuk pendidikan," katanya saat menerima rombongan Asia-Pasifik Media Trip yang digelar MOFA Taiwan, Kamis (26/9/2019).

Nuansa halal pun sudah kentara ketika memasuki kawasan. Terlihat dari mangkuk dan piring buatan Vietnam berlabel halal warna hijau menumpuk di meja restoran.


Menu halal di restoran Toucheng Leisure Farm/Bisnis-Akhirul Anwar

Sajian yang disuguhkan berupa pastel isi sayur, sup ayam, ikan bakar, udang lada hitam, cumi pedas, tumis kacang panjang, kari ayam. Sangat mirip dengan makanan di Indonesia. Ya memang ada koki yang berasal dari Indonesia.

Tetapi rasa pedas yang dipakai untuk makanan di Yilan lebih banyak berasal dari lada dan paprika, bukan cabai. Misalnya ikan bakar disajikan bersama dengan lada dan garam. Alhasil, bagi yang suka pedas harus minta tambahan potongan cabai tambahan karena tidak ada sambal.

Label halal diberikan kepada restoran ini karena telah mengantongi sertifikasi dari Asosiasi Muslim Tionghoa Taiwan. Hotel juga dilengkapi fasilitas untuk salat dan termasuk tanda arah kiblat. 

Setelah makan siang, Lin mengajak rombongan keliling kawasan Toucheng Leisure Farm. Sejak berangkat berkeliling, rombongan sudah dibekali payung karena hujan bisa turun kapan saja di area tersebut.

Yilan memang disebut kota hujan karena dalam setahun hujan selama 200 hari dengan curah hujan mencapai 3.000 milimeter per tahun. Payung harus selalu dibawa jika melakukan aktivitas luar ruangan di kota ini.

Toucheng Leisure Farm mengincar wisatawan dari dalam maupun luar negeri yang ingin mengisi waktu luangnya bersama alam. Sektor Agrowisata dkini menjadi wisata favorit yang digandungi oleh orang-orang modern di Taiwan.

Harga paket yang ditawarkan adalah one day tour seharga NT$1.200 sekitar Rp540.000 meliputi bercocok tanam, menyablon kaus, makan siang dan keliling kebun.

Manajer Toucheng Leisure Farm, Hunter Lin menunjukkan saran tawon/Bisnis-Akhirul Anwar

Kemudian paket dua hari satu malam disesuaikan harga kelas hotel menginapnya. Per orang dimulai dengan harga NT$2.600 setara Rp1.170.000 termasuk akomodasi, tiga kali makan dan aktivitas luar ruangan. Harga tersebut naik 10 persen saat liburan tahun baru China tiba.

Seperti kawasan Agrowisata lainnya, Toucheng Leisure Farm menawarkan paket cara menanam padi, beternak lebah, berkebun sampai memetik buah. Lin mengatakan selain menerima wisatawan, pihaknya bekerja sama dengan pergurutan tinggi di Asean.

Dari Indonesia ada dua kampus yang mengirimkan mahasiswanya untuk belajar di Toucheng Leisure Farm setiap tahun, yakni Fakultas Pertenakan Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta dan Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY).

Beberapa kampus di Asean lainnya yakni Central Bicol State University of Agriculture (CBSUA) Filipina, Maejo University Chiang Mai Thailand, Universiti Malaysia Sabah (UMS)-Faculty of Sustainable Agriculture, University of The East Caloocan Filipina, Prince of Songkla University of Environmental Management Thailand.

Toucheng Leisure Farm juga merupakan salah satu Agrowisata yang telah mendapatkan sertifikasi dari Taiwan Leisure Farms Development Association.

Total kebun di Taiwan yang mendapatkan sertifikasi ini pada tahun 2016 adalah sebanyak 37 kebun yakni 12 kebun di bagian utara, 7 kebun di bagian tengah, 8 kebun di bagian selatan dan 10 kebun di bagian timur.

Dengan semakin banyaknya wisatawan muslim dari Asia yang berkunjung, banyak restoran yang mendapatkan sertifikasi halal. Saat ini restoran agrowisata yang telah mengantongi sertifikasi halal adalah Chienhu Chuanchi Ecological Farm Kota New Taipei, Long Yun Leisure Farm Chiayi County, Shangrila Leisure Farming dan Toucheng Leisure Farmyang terlatak di Yilan County. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
taiwan, WISATA HALAL

Editor : Akhirul Anwar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top