Jogja International Street Performance Digelar 21 September, Catat Agendanya

Dinas Pariwisata (Dispar) DIY kembali menggelar Jogja International Street Performance (JISP) 2019. Event tahunan yang digelar sejak 2010 tersebut akan dilaksanakan di kawasan Malioboro pada 21-23 September.
Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak - Bisnis.com 19 September 2019  |  22:45 WIB
Loading the player ...
Kemeriahan Jogja International Street Performance 2018, video koleksi Dave Fitra Tama di Youtube

Bisnis.com, JOGJA —Dinas Pariwisata (Dispar) DIY kembali menggelar Jogja International Street Performance (JISP) 2019. Event tahunan yang digelar sejak 2010 tersebut akan dilaksanakan di kawasan Malioboro pada 21-23 September.

Kepala Bidang Pemasaran Dispar DIY Marlina Handayani mengatakan JISP 2019 merupakan perhelatan seni pertunjukan tahunan bertaraf internasional. Dalam perlehatan ini, Dispar masih setia menggandeng Jaran Production yang berusaha merangkul dan melibatkan seniman-seniman dari berbagai negara.

"Kegiatan ini bertujuan menjadi ruang silaturrahmi budaya antarbangsa dengan menghadirkan karya pentas tari, musik dari berbagai negara serta dari Indonesia," katanya dalam jumpa pers di Dispar DIY, Kamis (19/9/2019).

Sesuai namanya, katanya, festival ini menawarkan berbagai atraksi karya para seniman baik lokal maupun mancanegara. JISP 2019 dibuat sebagai bentuk apresiasi Jogja terhadap dunia seni dan pertunjukan yang melibatkan seniman-seniman dari berbagai negara. Negara-negara seperti Korea Selatan, Kamboja, Jepang, Filipina, bakal ikut ambil bagian dalam acara ini.

"Pelaksaan kegiatan akan dilakukan sejak pukul 16.00 WIB hingga malam. Kami berharap agar kegiatan ini bisa meningkatkan kunjungan wisatawan ke Jogja seperti sebelum-sebelumnya," kata dia.

Direktur Jaran Production Bambang Paningron mengatakan selain pertunjukkan berbagai sendratari, ajang JISP 2019 juga memamerkan pargelaran musik tradisional yang unik dan menarik. Dengan tema The Dancing City, kegiatan tersebut digelar di beberapa titik di sepanjang Malioboro. "Pelaksanaannya menggunakan ruang publik di sepanjang Malioboro, dari depan Gedung DPRD DIY hingga Titik Nol dengan panggung utama di monumen Serangan Oemoem 1 Maret," katanya.

Pengageng KHP Kridhomardowo Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat KPH Notonegoro mengatakan kelompok seni dari Kraton akan menampilkan Beksan Lawung Ageng. Kelompok ini yang mengikuti Festival Kraton Nusantara XIII 2019 di Istana Kedatuan Luwu Palopo Sulawesi Utara beberapa waktu lalu. "Kontingen Jogja bahkan mendapatkan juara umum pada festival tersebut," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
malioboro

Sumber : harianjogja.com

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top