Ini Dia Sejumlah Kuliner Khas Jawa Tengah dengan Nama Unik

Jawa Tengah memiliki karya kuliner yang beragam. Di antara banyaknya jenis kuliner di Jateng, ada beberapa yang memiliki nama unik.
Ginanjar Saputra
Ginanjar Saputra - Bisnis.com 12 September 2019  |  09:46 WIB
Ini Dia Sejumlah Kuliner Khas Jawa Tengah dengan Nama Unik
Bajingan. (Solopos/Ginanjar Saputra)

Bisnis.com, SOLO — Jika Berbicara soal karya kuliner, Jawa Tengah memiliki banyak sekali makanan khas. Dengan 35 kabupaten dan kota, tentu ada karya kuliner andalan di tiap-tiap daerah di Jateng.

Namun, di antara banyaknya karya kuliner di provinsi tersebut, ada beberapa yang memiliki nama unik. Berikut adalah beberapa karya kuliner dengan nama unik yang bisa dinikmati jika ingin wisata kuliner di Jateng:

1. Sayur Becek

Sayur becek. (Solopos-Dok.)

Ketika mendengar nama salah satu kuliner khas Grobogan ini, mungkin membuat Anda tak bergairah untuk menikmatinya. Namun, siapa sangka, di balik namanya yang terkesan memiliki konotasi yang menjijikkan itu, sayur becek ternyata memiliki rasa yang lezat.

Sayur becek hampir mirip dengan sup iga. Hidangan ini didominasi tulang iga sapi dengan kuah yang cukup berlimpah. Jika dimasak dengan tepat, cita rasa iga yang gurih ditambah dengan segarnya kuah terasa begitu menggoda.

Jika ingin menikmati kuliner tersebut, Anda dapat langsung menuju kawasan Kecamatan Purwodadi dan Kecamatan Kradenan yang banyak terdapat warung makan sayur becek. Jika mengunjungi kawasan Kradenan, pengunjung dapat menikmati karya kuliner khas Grobogan ini sambil melihat keunikan alam yang dikenal dengan Bledug Kuwu. Di dekat kawasan wisata Bledug Kuwu yang terdapat di Kecamatan Kradenan, terdapat beberapa warung yang menyajikan sayur becek khas Grobogan.

2. Tahu Gimbal

Tahu Gimbal. (Solopos-Dok.)

Jika mendengar kata gimbal, pasti langsung terpikir dengan rambut lebat panjang dan tidak teratur. Berbeda dengan rambut gimbal, tahu gimbal adalah kuliner nikmat khas Kota Semarang. Makanan ini terdiri atas potongan tahu goreng, rajangan kol mentah, lontong, taoge, telur, dan udang yang kemudian dicampur dengan bumbu kacang yang khas.

Kata gimbal adalah sebutan untuk udang yang digoreng dengan tepung dan terlihat seperti bakwan udang. Tahu gimbal ini sekilas hampir seperti pecel, yang membedakan adalah bahan yang digunakan.

Warung tahu gimbal yang patut dicoba berada di Taman KB atau yang kini disebut dengan Taman Menteri Supeno, Jalan Menteri Soepeno, Mugassari, Semarang Selatan, Kota Semarang.

Warung tahu gimbal yang terkenal berada di Jalan Plampitan, Bangunharjo, Semarang Tengah. Warung yang menyajikan kuliner khas Ibu Kota Jateng itu buka pada siang hari dan tutup pukul 21.00. Hanya saja, warung ini sering tutup lebih awal karena ramai diserbu pelanggan.

3. Bajingan

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo (kedua kiri) bersama istri, Siti Atikoh (kiri), menyantap bajingan. (Instagram-@ganjar_pranowo)

Bukan kata makian, bajingan di wilayah Kabupaten Temanggung, Kabupaten Magelang, dan sekitarnya merupakan nama makanan yang terbuat dari singkong. Singkong diolah bersama dengan santan serta gula merah. Rasa manis dan gurih pun berpadu pada makanan yang memiliki nama seram tersebut.

Kenikmatan bajingan pernah dipuji Gubernur Jateng Ganjar Pranowo pada 2017 silam melalui akun Instagramnya, @ganjar_pranowo. Menurut ganjar, rasa bajingan sangat nikmat, tak seseram nama dan bentuknya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
indonesia, kuliner, jawa tengah

Sumber : solopos.com

Editor : Zufrizal

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top