Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kunjungan Wisatawan dan Pebisnis ke Hong Kong Anjlok

Kunjungan wisatawan dan pebisnis ke Hong Kong merosot hampir 40 persen selama Agustus dibanding tahun sebelumnya atau jauh di bawah angka penurunan sebesar 5 persen selama Juli akibat gangguan aksi demo.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 10 September 2019  |  06:38 WIB
Hong Kong Disneyland - Istimewa
Hong Kong Disneyland - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Kunjungan wisatawan dan pebisnis ke Hong Kong merosot hampir 40 persen selama Agustus dibanding tahun sebelumnya atau jauh di bawah angka penurunan sebesar 5 persen selama Juli akibat gangguan aksi demo.

Kepala Keuangan Hong Kong melaporkan aksi protes anti-pemerintah mengambil porsi terbesar penyebab penurunan jumlah kunjungan tersebut, sehingga mengakibatkan kerugian pada sektor bisnis ritel dan perhotelan.

Tingkat hunian hotel di beberapa lokasi turun menjadi sekitar separuhnya, sementara tarif kamar anjlok 40 persen menjadi 70 persen, kata Kepala Keuangan  Paul Chan seperti dikutip ChannelNewsAsia.com, Selasa (10/9/2019).

"Yang paling mengkhawatirkan adalah bahwa tampaknya arah bisnis di depan tidak akan berubah menjadi lebih baik," kata Chan.

Kedatangan wisatawan dan pebisnis bulan Juli turun 4,8 persen, menurut Badan Pariwisata Hong Kong. Penurunan itu merupakan yang pertama sejak Januari 2018 dan persentase penurunan terbesar sejak Agustus 2016.

Sementara itu, penjualan ritel pada bulan Juli mengalami penurunan terbesar sejak Februari 2016 di tengah protes anti-pemerintah yang telah mencengkeram kota selama lebih dari tiga bulan.

Chan mengatakan kerusuhan sosial telah merusak citra Hong Kong sebagai kota internasional yang aman dan pusat perdagangan sekaligus penerbangan dan keuangan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

demo wisatawan hong kong
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top