Likupang Destinasi Super Prioritas, Masyarakat Didorong Sadar Wisata 

Masyarakat yang tinggal di seputar destinasi super prioritas Likupang, Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara diajak untuk mengikuti Gerakan Sadar Wisata.
Fitri Sartina Dewi
Fitri Sartina Dewi - Bisnis.com 31 Agustus 2019  |  01:15 WIB
Likupang Destinasi Super Prioritas, Masyarakat Didorong Sadar Wisata 
Pantai Pulisan di Kecamatan Likupang Timur, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara. Lokasi ini ditetapkan menjadi KEK Pariwisata dan akan mengundang investor termasuk dari luar negeri. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA—Masyarakat yang tinggal di seputar destinasi super prioritas Likupang, Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara diajak untuk mengikuti Gerakan Sadar Wisata.

Untuk mendorong kesuksesan gerakan tersebut, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) bersama stakeholder pariwisata telah melakukan kegiatan gerakan Sadar Wisata di Pantai Paal, Desa Marinsow, Likupang, Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara pada Rabu (28/8/2019).

Gerakan Sadar Wisata tersebut merupakan upaya mempersiapkan masyarakat Likupang dalam menyambut wisatawan dengan menciptakan rasa aman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah, dan  penuh kenangan dalam kehidupan sehari-hari.

Gerakan Sadar Wisata bagi masyarakat Likupang juga dilakukan untuk menyambut ditetapkannya Likupang sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata dan destinasi pariwisata super prioritas oleh Presiden Jokowi.

Kasubbid Sadar Wisata Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Arum Damarintyas menyatakan melalui gerakan ini diharapkan masyarakat di sekitar destinasi pariwisata Likupang dapat berperan aktif menerapkan unsur Sapta Pesona khususnya melalui pelayanan prima dalam pengelolaan sampah 3R (Reuse, Reduce, Recycle), serta upaya mencegah penyalahgunaan narkoba.

“Tujuan dari kegiatan ini untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengimplementasikan Sapta Pesona di destinasi pariwisata super prioritas Likupang sehingga dapat menjadi tuan rumah yang baik dan dapat mengambil manfaat dari kegiatan kepariwisataan,” ujar Arum seperti dikutip dalam keterangan yang dirilis Kemenpar, Jumat (30/8/2019).

Sekitar 200 peserta menghadiri kegiatan Gerakan Sadar Wisata. Para peserta merupakan masyarakat yang tinggal di sekitar destinasi pariwisata Likupang. Mereka terdiri dari perwakilan pengelola homestay, pengelola warung makan dan kios di sekitar Pantai Paal, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) di Kabupaten Minahasa Utara, dan anggota Bank Sampah Minahasa Utara.

Selain itu turut hadir pula Generasi Pesona Indonesia (Genpi), Perwakilan SMK Likupang, perwakilan SKPD terkait, serta perwakilan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Minahasa Utara.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pariwisata

Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top