6 Cara Memulai Karier sebagai Travel Blogger

Melalui cerita perjalanan yang dibagikan di blog pribadi maupun media sosial, seorang travel blogger mampu menghasilkan pundi-pundi rupiah.
MediaDigital
MediaDigital - Bisnis.com 27 Agustus 2019  |  16:40 WIB
6 Cara Memulai Karier sebagai Travel Blogger
Travel blogger jadi profesi yang menyenangkan dan memberi banyak kesempatan untuk mengeksplorasi seluruh penjuru dunia.

Bisnis.com, JAKARTA -- Melalui cerita perjalanan yang dibagikan di blog pribadi maupun media sosial, seorang travel blogger mampu menghasilkan pundi-pundi rupiah.

Tak heran jika alternatif karier yang satu ini banyak diminati, terutama bagi Anda yang hobi jalan-jalan, mengeksplorasi keindahan alam dan kebudayaan, serta bertemu dengan orang-orang baru.

Namun demikian, karier travel blogger juga memiliki lika-liku tersendiri. Hal ini dikarenakan membangun blog pribadi yang menarik membutuhkan waktu, konsistensi, serta kreativitas.

Belum terlambat apabila Anda ingin menghasilkan uang dari hobi travelling. Berikut ini akan dijelaskan enam cara yang bisa dilakukan untuk memulai karier sebagai travel blogger. Simak baik-baik, ya!

Mulai dengan riset

Riset adalah hal paling penting dan utama yang harus dilakukan oleh travel blogger pemula. Setelah menentukan destinasi yang akan dituju, Anda bisa memulai riset terkait ragam kuliner, budaya, hingga objek-objek menarik di kawasan tersebut.

Tujuannya agar Anda bisa menentukan konten seperti apa yang akan diangkat dari destinasi tersebut. Apabila masih belum mendapat sponsor untuk perjalanan kali ini, tidak perlu berkecil hati. Anda masih bisa memulai karier dengan melakukan pemesanan tiket jauh-jauh hari untuk mendapatkan harga yang lebih murah.

Di Traveloka, Anda bisa merencanakan perjalanan sejak jauh hari berbekal fitur Price Alerts. Fitur canggih ini akan membantu Anda menyiapkan bujet traveling secara lebih ekonomis.

Cukup masukkan batasan harga sesuai dengan tanggal keberangkatan dan rute penerbangan yang diinginkan. Jika ada harga tiket pesawat yang sesuai bujet, maka Anda akan memperoleh pemberitahuan langsung.  Informasi selengkapnya bisa cek di sini.

 Perhatikan kualitas konten yang dibagikan

Selain menyajikan tulisan yang ringan, menarik, dan mudah dibaca, seorang travel blogger juga perlu menampilkan visualisasi dari destinasi yang dikunjungi. Jangan ragu menambahkan foto dan video terkait agar blog tidak terasa membosankan.

Namun, tetap perhatikan kualitas konten yang dibagikan, ya. Hindari mengunggah foto dan video dengan resolusi minim dan gambar yang buram.

Anda bahkan disarankan untuk melakukan sedikit editing agar foto atau video yang diunggah lebih eyecatching.

Ambil sudut pandang yang berbeda

Beberapa travel blogger mungkin sudah membuat ulasan tentang destinasi wisata yang sama. Tapi, bukan berarti Anda tidak bisa mengulas destinasi tersebut. Gunakan sudut pandang yang berbeda dari umum, sehingga pengunjung blog akan menemukan hal-hal baru yang cukup informatif.

Selain itu, konten yang unik dan limited ini akan membuat Anda lebih mudah dikenali. Sudut pandang Anda dapat menjadi ciri khas yang secara tidak langsung menciptakan personal branding yang baik untuk keberlangsungan karier sebagai travel blogger.

Be creative!

Tanpa kreativitas, travel blogger akan sulit mencapai titik kesuksesan. Dalam hal ini, yang dimaksud kreatif tidak hanya dalam hal menulis saja.

Anda juga dituntut untuk memiliki keahlian dalam fotografi, mengedit foto, serta mengatur layout konten yang menarik di blog.

Keahlian-keahlian ini bisa Anda pelajari secara otodidak. Ada banyak video tutorial yang tersebar di YouTube bagi Anda yang ingin benar-benar belajar dan menjadi travel blogger profesional.

Buat jadwal rutin untuk posting

Karena membangun traffic kunjungan di blog sama halnya dengan membangun bisnis, maka dibutuhkan waktu yang tidak sebentar.

Jadi, pastikan Anda bisa mempertahankan pengunjung selain berusaha menarik perhatian dari pengunjung blog yang baru. Caranya, buatlah jadwal rutin untuk posting.

Semakin terjadwal, maka semakin baik karena pengunjung bisa mengetahui kapan mereka akan mendapatkan konten terbaru dari blog Anda. Konsistensi dalam posting ini secara otomatis berpengaruh pada jumlah kunjungan yang di dapat.

Bagikan di media sosial

Menjadi travel blogger tidak hanya terpaku pada blog pribadi saja. Anda juga bisa memanfaatkan media sosial sebagai ajang promosi blog tersebut.

Anda dapat mencantumkan link blog di setiap akun media sosial yang dimiliki. Anda juga bisa membagikannya pada keluarga dan kerabat melalui aplikasi chatting. Jangan malas untuk berkunjung ke blog lainnya, tinggalkan komentar positif dan Anda pun bisa mendapatkan kunjungan dari sana.

Memulai karier sebagai travel blogger tidak lagi sulit, bukan? Semoga panduan di atas bisa membantu Anda meraup untung maksimal dari hobi jalan-jalan. Selamat mencoba!

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Traveloka

Editor : MediaDigital
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top