Kuasa Cita Rasa Kopi di Tangan Seorang Roaster

Setiap orang bisa membuat secangkir kopi. Namun, hanya di tangan seorang pemanggang atau roaster andal, biji kopi mampu mewujud minuman bercita rasa autentik dan khas.
Dionisio Damara
Dionisio Damara - Bisnis.com 20 Agustus 2019  |  21:34 WIB
Kuasa Cita Rasa Kopi di Tangan Seorang Roaster
Ilustrasi. Barista memproses kopi dengan mesin. - ANTARA /Budi Candra

“Semua orang bisa menggoreng biji kopi, tetapi di tangan seorang roaster, kopi terbaik mampu dihasilkan,” ujar Gemawan Wahyadhiatmika seorang roaster sekaligus pemilik Gerilya Coffee and Roastery.

Pria yang akrab disapa Gerry itu menuturkan bahwa proses roasting atau sangrai berpengaruh besar dalam menciptakan kopi berkualitas. Dia mengklaim proses tersebut memengaruhi 75 persen hasil akhir kopi, dengan asumsi persentase sisanya dipengaruhi proses penyeduhan (brewing) dan cara penyajian.

Mengutip laman resmi National Coffee Association, ncausa.org, proses roasting bertujuan memunculkan aroma dan rasa yang terkunci di dalam biji kopi hijau (green bean), dengan memerhatikan perhitungan waktu, temperatur, dan kelembaban udara, untuk diproses menjadi biji kopi hitam.

Selain itu, seseorang memerlukan waktu bertahun-tahun untuk menjadi roaster profesional, karena untuk mengetahui kopi yang sempurna dan gagal hanya ditentukan dalam hitungan detik saat proses roasting.

Tantangan Roaster

Gerry yang memiliki sertifikat Q Grader (arabika) dan R Grader (robusta) ini menjelaskan bahwa seorang roaster wajib berorientasi pada kualitas dan memiliki konsistensi untuk menerapkan standar tersebut. Hanya dengan prinsip itu, seorang roaster dapat  menghasilkan biji kopi terbaik.

Konsistensi untuk menerapkan standar berkualitas merupakan tantangan bagi para roaster karena dalam penerapannya, tak sedikit yang menurunkan kualitas hanya untuk meraup keuntungan dalam berbisnis.

“Semisal, saat pemberian sampel awal kepada calon klien, roaster memberikan kopi grade terbaik. Namun, seiring waktu, kualitas kopi diturunkan agar laba yang dihasilkan lebih banyak,” tuturnya, Selasa (20/8/2019).

Menurut Gerry, profesi roaster kian menjanjikan seiring perkembangan kopi yang menjelma sebagai produk gaya hidup masyarakat. Oleh karena itu, seorang roaster berkualitas berperan besar dalam menyajikan hasil akhir kopi dengan rasa istimewa.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kopi

Editor : M. Taufikul Basari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top