Festival Bali Jani dan Megarupa Digelar Oktober-November 2019

Pemprov Bali akan menggelar Festival Bali Jani dan Pameran Seni Rupa Bali Megarupa yang mewadahi berbagai kegiatan seni inovatif, modern, dan kontemporer pada Oktober-November 2019.
Ema Sukarelawanto
Ema Sukarelawanto - Bisnis.com 15 Agustus 2019  |  09:24 WIB
Festival Bali Jani dan Megarupa Digelar Oktober-November 2019
Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali I Wayan Kun Adnyana (kedua kiri). JIBI/Bisnis - Ema Sukarelawanto

Bisnis.com, DENPASAR - Pemprov Bali akan menggelar Festival Bali Jani dan Pameran Seni Rupa Bali Megarupa yang mewadahi berbagai kegiatan seni inovatif, modern, dan kontemporer pada Oktober-November 2019.

Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali I Wayan Kun Adnyana mengatakan kegiatan ini merupakan salah satu penjabaran dari program pemajuan kebudayaan yang dicanangkan Pemprov Bali.

“Selain Pesta Kesenian Bali yang menampilkan kesenian tradisi, Bali akan memiliki kegiatan seni modern dan kontemporer, Festival Bali Jani,” katanya saat membuka pameran seni rupa ‘Merdeka dalam Ekspresi’ yang menampilkan seniman muda, Rabu (14/8/2019) petang.

Menurut Kun kegiatan tahunan Pesta Kesenian Bali yang telah berlangsung sejak 1979 biasanya diselenggarakan pada Juni-Juli.

Kegiatan sebulan penuh ini menampilkan berbagai kesenian dengan tujuan perlindungan, pelestarian dan pengembangan  seni tradisi.

Sedangkan, Festival Bali Jani dirancang untuk memanggungkan berbagai seni inovatif, modern dan kontemporer yang pelaksanaan untuk pertama kali telah ditetapkan pada Oktober-November 2019 mendatang.

Di bawah kepemimpinan Gubernur Wayan Koster dan Wakil Gubernur Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, Pemprov Bali memiliki program prioritas di antaranya pemajuan kebudayaan yang akan diwujudkan dalam sejumlah kebijakan maupun kegiatan.

Festival Seni Bali Jani akan diisi berbagai kegiatan seperti pertunjukan, seminar sastra internasional, serta pameran foto, memorabilia, dan kartun.

Kun berharap atensi dari pemerintah terhadap kegiatan seni ini terus berlanjut di tahun-tahun yang akan datang.

Di antara kegiaatan tersebut, akan digelar pula pameran seni rupa dalam skala besar yakni Bali Megarupa yang akan dilaksanakan di empat tempat sekaligus yakni Museum Arma, Museum Neka, Museum Puri Lukisan Ratna Warta, dan Bentara Budaya Bali.

“Pameran ini untuk merayakan kreativitas perupa dari berbagai lapis seniman dengan aneka dimensi karya yang akan dipamerkan,” katanya.

Ia berharap berbagai festival dan program kesenian semakin tertata dengan baik dan berkelanjutan serta semakin berkualitas secara isi dan menggemar secara prestasi.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bali, seni rupa, museum

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top