Rayakan 70 Tahun Hubungan Diplomatik Indonesia-India, Empat Chef Indonesia Hadir di New Delhi

Dalam rangka peringatan 70 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan India, Kedutaan Besar Republik Indonesia di New Delhi digelar Indonesian Food Festival dengan dukungan Kementerian Pariwisata Indonesia.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 10 Agustus 2019  |  08:17 WIB
Rayakan 70 Tahun Hubungan Diplomatik Indonesia-India, Empat Chef Indonesia Hadir di New Delhi
Empat chef yang hadir di New Delhi India - istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Dalam rangka peringatan 70 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan India, Kedutaan Besar Republik Indonesia di New Delhi digelar Indonesian Food Festival dengan dukungan Kementerian Pariwisata Indonesia.

Indonesian Food Festival ini berlangsung dalam tiga rangkaian kegiatan, diantaranya kuliah umum dan demo masak di International Institute of Hotel and Management (IIHE) New Delhi, yang merupakan salah satu sekolah perhotelan terbaik di India; terlibat pada the 2nd International Hospitality Expo (IHE), salah satu hospitality expo terbesar di India; dan festival masakan Indonesia di The Leela Palace Hotel.

Ketiga kegiatan tersebut berlangsung dari tanggal 6 hingga 14 Agustus dengan menghadirkan 4 chef selebriti Indonesia, yaitu Chef Yuda Bustara, Chef Gupta Sitorus, Chef Kevindra Soemantri dan Chef Primo Rizky, beserta seorang asisten, Jovan Hernando yang merupakan mahasiwa teladan Universitas Podomoro.

Keempat chef itu berhasil menarik perhatian ratusan mahasiswa International Institute of Hotel and Management (IIHE) New Delhi dan ratusan pelaku bisnis kuliner dan perhotelan serta tamu diplomatik di India berkesempatan mencicipi masakan-masakan khas Indonesia di acara puncak kegiatan International Hospitality Expo 2019 (IHE 2019).

Dibantu salah satu mahasiswa teladan Universitas Podomoro, Jovan Hernando, mereka menghadirkan berbagai masakan seperti Rawon Kambing, Nasi Basmati Daun Jeruk, Asinan Betawi, Terong Balado, Rujak Serut Aceh. 

“Menu-menu Indonesia yang kami hadirkan pada dasarkan adalah menu yang memiliki kemiripan dengan masakan India baik dari sisi penggunaan bahan baku maupun teknik memasak. Kami juga ingin membangun relevansi antara masakan-masakan yang kami buat dengan masyarakat India dengan sebisa mungkin menggunakan bahan baku yang familiar di masyarakat India”, ungkap Gupta seperti dikutip dari siaran persnya.

"Diantaranya penggunaan beras basmati alih-alih beras biasa untuk resep nasi daun jeruk, atau penggunaan daging kambing atau domba untuk rawon yang cukup biasa di masyarakat India,"  ungkap Gupta lebih lanjut. 

Lebih lanjut Gupta menambahkan bahwa kemiripan juga terlihat jelas dalam penggunaan bumbu masak dan rempah-rempah seperti jahe, ketumbar, dan jinten yang terlihat jelas dalam masakan-masakan Minang.

Kevindra Soemantri yang merupakan chef dan penulis buku, serta Gupta Sitorus, seorang restaurater dan ice cream artisan memberikan gambaran umum tentang lanskap dan sejarah masakan Indonesia, termasuk didalamnya pengaruh India dalam masakan Indonesia terutama masakan-masakan wilayah Sumatera.

“Banyak sekali kemiripan antara masakan India dan Indonesia, baik dari penggunaan bahan baku, teknik memasak sampai peralatan masak”, ungkap Kevindra.

Dia menambahkan penggunaan tembikar untuk memuat masakan yang diproses lama seperti opor dan tongseng salah satu bentuk pengaruh India dalam masakan Indonesia.

Sementara itu, Yuda Bustara dan Primo Rizky menampilkan Kalio, salah satu portofolio masakan Indonesia yang terinspirasi India.

“Karena penganut vegetarian di India cukup banyak, maka kali ini kami tidak hanya menunjukan cara membuat Ayam Kalio tapi juga terung kalio untuk para vegetarian. Demo ini kami harap bisa menumbuhkan keingintahuan para mahasiswa dan chef yang hadir terhadap kuliner Indonesia," ungkap Primo.

Indonesia menjadi Focus Country pada kegiatan the 2nd International Hospitality Expo. Dengan menjadi Focus Country, Indonesia mendapatkan kesempatan mengisi 2 area yang berada di lokasi berbeda, yaitu di lokasi pameran dan di lokasi food hall. Stand masakan Indonesia turut mengisi sudut Asian Gourmet Safari pada Food Hall di arena International Hospitality Expo. Kehadiran Indonesia pada sudut Asian Gourmet Safari turut melengkapi deretan peserta pada Food Hall yang diikuti oleh beberapa negara, antara lain Peru, Vietnam dan Myanmar. Sementara untuk satu stand Indonesia lainnya diisi dengan kegiatan promosi pariwisata Indonesia.

Puncak dari kegiatan Indonesian Food Festival pada International Hospitality Expo adalah acara IHE 2019 Hospitality Awards yang merupakan ajang pemberian penghargaan bergengsi bagi pelaku terbaik di bidang hospitality di seluruh India. Duta Besar RI untuk India, Sidharto Suryodipuro hadir sebagai tamu kehormatan pada acara tersebut dalam sambutannya menyampaikan rasa gembiranya atas dipilihnya Indonesia sebagai Focus Country pada kegiatan pameran besar di New Delhi.

“Dalam rangka peringatan 70 tahun hubungan diplomatik India dan Indonesia, KBRI New Delhi dan didukung oleh Kementerian Pariwisata Indonesia menyelenggarakan rangkaian kegiatan Food Festival dengan mendatangkan 4 orang Chef terkenal dari Indonesia yang akan memperkenalkan anda semua dengan cita rasa masakan Indonesia,” ucap Sidharto.


Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kuliner

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top