Festival Kampung Berseri Astra Digelar di Pulau Pramuka

Perseroan kemudian menitikberatkan pada masalah kebersihan, hingga munculah ide untuk menggelar Festival Kampung Berseri Astra agar masyarakat lebih peka terhadap lingkungannya, khusunya masalah sampah.
Ria Theresia Situmorang
Ria Theresia Situmorang - Bisnis.com 30 Juni 2019  |  11:07 WIB
Festival Kampung Berseri Astra Digelar di Pulau Pramuka
Deputy Chief of Corporate Affairs Astra, RizaDeliansyah, Bupati Kabupaten Kepulauan Seribu Husein Murad, Perwakilan dari Kemenpar Wastuti, Karyawan Astra International, Warga Sekitar serta Abang None Jakarta di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu pada Sabtu (29/6 - 2019).

Bisnis.com, JAKARTA – PT Astra International Tbk. mengelar Festival Kampung Berseri Astra di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu pada Sabtu (29/6/2019) hingga Minggu (30/6/2019). Ajang ini merupakan bagian dari kontribusi sosial Astra yang punya fokus pada lingkungan dalam 20 tahun ini.

Deputy Chief of Corporate Affairs Astra Riza Deliansyah mengatakan selama 20 tahun banyak sekali perubahan masalah di bidang lingkungan. Perseroan kemudian menitikberatkan pada masalah kebersihan, hingga munculah ide untuk menggelar Festival Kampung Berseri Astra agar masyarakat lebih peka terhadap lingkungannya, khusunya masalah sampah.

“Kalau cerita teman-teman yang ada di sini, Jakarta itu kalau banjir sampahnya pindah ke sini. Sehingga kalau mereka nggak pasang mangrove di sini, maka sampah itu akan ada di pinggiran-pinggiran sini,” katanya, Minggu (30/6/2019).

Bupati Kabupaten Kepulauan Seribu Husein Murad juga mengapresiasi Astra yang memberikan perhatiannya terhadap masalah lingkungan di daerahnya. Ia percaya selain dari campur tangan pemerintah, peran masyarakat dan stakeholder juga sangat penting dalam memberdayakan lingkungan.

“Sampah adalah bagian daripada gerakan kita yaitu gerakan bersih kalau Kepulauan Seribu kita punya hashtag, kita sebut #PulauSeribuWarna. Pulau Seribu warna ini artinya colorful, artinya warna-warni dan artinya serba-serbi dan di dalam Pulau Seribu warna,” ujar Husein Murad.

Perwakilan dari Kementerian Pariwisata dan Kebudayaan dari Deputy Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata, Wastuti, juga menyebutkan kalau Kepulauan Seribu kini adalah bagian dari 10 destinasi prioritas pariwisata di Indonesia.

Ia juga turut mengapresiasi bentuk sarana dan prasarana yang dikembangkan Astra yakni pemukiman temporer wisatawan berupa homestay selain daripada pemberdayaan lingkungan.

Dalam data Kementerian Pariwisata dan Kebudayaan pada 2018 jumlah wisatawan ke Kepulauan Seribu diketahui mencapai 77.146 kunjungan turis mancanegara dan 147.588 kunjungan wisatawan domestik. Jumlah homestay di Kepulauan Seribu juga meningkat yakni 661 unit yang didorong oleh program yang dijalankan Astra.

“Untuk itu kami dari Kementerian Pariwisata mengucapkan banyak terima kasih kepada Astra atas program-program yang telah dilaksanakan. Dimana yang sangat mendukung pariwisata Indonesia khususnya perkembangan homestay di Kepulauan Seribu. Salah satu target Kemenpar atas arah kebijakan pembangunan pariwisata,” tutup Wastuti.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
astra, pulau seribu

Editor : M. Taufikul Basari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top