Ekspansi di Amerika, OYO Hotel Gelontorkan US$300 Juta

Abhinav Sinha, COO, OYO Hotels & Homes, Global mengatakan OYO Hotels and Homes berkomitmen untuk terus mengembangkan jaringan propertinya ke kota-kota seperti New York, Los Angeles dan San Francisco.
Nindya Aldila
Nindya Aldila - Bisnis.com 22 Juni 2019  |  16:39 WIB
Ekspansi di Amerika, OYO Hotel Gelontorkan US$300 Juta
OYO Hotels & Homes - Istimewa

Bisnis.com JAKARTA -- OYO Hotels & Homes berkomitmen untuk menginvestasikan US$300 juta di Amerika Serikat untuk pertumbuhan bisnis, perekrutan SDM lokal, pelatihan kompetensi, dan pengembangan infrastruktur

Abhinav Sinha, COO, OYO Hotels & Homes, Global mengatakan OYO Hotels and Homes berkomitmen untuk terus mengembangkan jaringan propertinya ke kota-kota seperti New York, Los Angeles dan San Francisco.

Menurutnya, ada kebutuhan sangat besar untuk mendapatkan pengalaman menginap yang nyaman dan berkualitas tinggi di harga yang paling bersaing di Amerika Serikat.

Saat ini OYO di wilayah Amerika Serikat telah tersebar di beberapa wilayah seperti Dallas, Houston, Augusta, Atlanta dan Miami.

“Kami sangat puas dengan pertumbuhan bisnis di Amerika Serikat yang merupakan pusat pasar terbaru kami. OYO berjanji menghadirkan inovasi baru di layanan hospitality dengan harga yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya,” jelasnya seperti dikutip dari siaran pers, Sabtu (22/6).

OYO Hotels terus menghadirkan kesuksesan model bisnis yang mengkombinasikan desain, layanan hospitality, kemampuan teknologi, keahlian finansial dan kemampuan operasional ke para pemilik properti di Amerika Serikat.

Adapun investasi tambahan akan dialokasikan untuk mendorong pertumbuhan regional perusahaan, perekrutan talenta lokal, pelatihan kompetensi, dan pengembangan infrastruktur.

Ritesh Agarwal, Founder & CEO OYO mengatakan banyaknya perubahan dari hotel tradisional menuju akomodasi dengan desain menawan, membuatnya yakin bahwa tamu akan menghargai berapapun harganya.

"Kami berusaha untuk memberikan nilai lebih kepada pemilik properti dan tamu kami. Dan kami yakin terdapat potensi tidak terbatas untuk pertumbuhan yang cepat di pasar pusat terbaru kami, Amerika Serikat," ujarnya.

Ritesh Agarwal, yang sekarang berusia 25 tahun, mendirikan OYO ketika ia berusia 19 tahun. Ritesh telah mendapatkan berbagai penghargaan sejak mendirikan perusahaannya, seperti Forbes 30 under 30 di kategori Consumer Tech, Fortune 40 under 40, dan Businessworld Young Entrepreneur Award, dan merupakan orang Asia pertama yang berhasil mendapatkan Thiel Fellowship.

Terkenal di seluruh dunia dengan konsep hospitality bergaya chic, OYO Hotels telah menarik berbagai investor kenamaan dunia, seperti Airbnb, SoftBank Vision Fund, Greenoak Capital, Sequoia Capital, dan Hero Enterprise.

OYO dapat ditemukan di lebih dari 800 kota di 74 negara, termasuk Amerika Serikat, Eropa, Britania Raya, India, Malaysia, Timur Tengah, Indonesia, Filipina, dan Jepang

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
hotel

Editor : M. Taufikul Basari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top