KULINER : Terpikat Mangut Manyung Bu Fat di Semarang

Di Semarang, ada kuliner legendaris yang letaknya tak jauh dari Simpang Lima.
Tim Jelajah Lebaran Jawa-Bali
Tim Jelajah Lebaran Jawa-Bali - Bisnis.com 08 Juni 2019  |  17:32 WIB
KULINER : Terpikat Mangut Manyung Bu Fat di Semarang
Ilustrasi - Mangut Manyung Bu Fat di Semarang. - Bisnis/Tim Jelajah Jawa Bali 2019

Bisnis.com, SEMARANG - Di Semarang, ada kuliner legendaris yang letaknya tak jauh dari Simpang Lima. Masyarakat Semarang pasti sudah tak asing dengan nama Warung Ikan Mangut Manyung Bu Fat. Pusatnya berada di Jalan Ariloka, Semarang Barat.

Ikan manyung kha Bu Fat telah kesohor dan menjadi primadona kuliner di Semarang. Banyak tokoh terkenal yang singgah di rumah makan ini untuk mencicipi sensasi mangut yang pedas dan ikan manyung asap yang khas.

Kuliner ini diolah dengan bumbu mangut dengan cita rasa pedas yang cukup nendang. Selain itu, ikan yang digunakan juga tidak biasa dipadukan dengan bumbu mangut, yakni ikan manyung, tepatnya bagian kepala.

Kepala ikan manyung asap, dipadu dengan bumbu mangut yang kaya rempah, dijamin akan membuat lidah Anda bergoyang dan dahi berkeringat.

Warung makan ini selalu ramai saat jam makan siang. Bahkan tak jarang pelanggan harus antre untuk dapat menyesap nikmatnya ikan manyun dengan balutan bumbu mangut. Saat Tim Jelajah Lebaran Jawa-Bali 2019 menyambangi warung makan ini, Sabtu (8/6/2019) kondisinya riuh-rendah. Beruntungnya kami masih mendapat tempat duduk.

Tak heran jika warung makan ini tak pernah sepi pelanggan dan penggemarnya selalu bertambah. Resep asli mangut manyung Bu Fat pertama kali menemui pelanggan pada 1969. Hingga kini, resep tersebut telah turun ke 3 generasi atau 50 tahun.

Per hari, warung Bu Fat di pusatnya saja mampu menyajikan ratusan porsi ikan manyung. "Satu hari hisa habis satu ton (kepala ikan manyung," kata salah seorang karyawan Warung Makan Bu Fat.

Selain ikan manyung yang menjadi primadona, juga tersedia menu ikan lain yang tak kalah menggoda. Antara lain, bawal dan bandeng bumbu kuning, cumi-cumi, kikil, ikan sembilang, dan lain-lain.

Jika kebetulan sedang berada di Semarang, tidak ada salahnya singgah di tempat makan ini. Patut dicoba san layak disinggahi!

Tim Jelajah Jawa-Bali 2019: Yustinus Andri, Muhammad Ridwan, Andi M. Arief, Maria Elena, Reni Lestari

Program Liputan Lebaran Jelajah Jawa-Bali 2019 ini didukung oleh:
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk., PT Pelabuhan Indonesia III (Persero), PT Perusahaan Listrik Negara (Persero), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk., PT Waskita Karya (Persero) Tbk., PT Suzuki Indomobil Sales, PT Telekomunikasi Selular, PT Astra International Tbk. - Isuzu Sales Operation, PT Mitra Pinasthika Mustika Rent, PT XL Axiata Tbk., PT Astra Toll Nusantara, Perum LPPNPI (Airnav Indonesia), PT Astra Honda Motor, PT Samsung Electronics Indonesia, dan PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kuliner, semarang

Sumber : Jelajah Jawa-Bali 2019

Editor : Yusuf Waluyo Jati

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top