Museum Angkut Magnet Wisatawan Asing di Jatim Park

Mayoritas wisatawan yang berpelesir ke Batu berasal dari Jawa Timur dan Jawa Tengah.
Tim Jelajah Lebaran Jawa-Bali
Tim Jelajah Lebaran Jawa-Bali - Bisnis.com 07 Juni 2019  |  18:52 WIB
Museum Angkut Magnet Wisatawan Asing di Jatim Park
Pemandangan di Jatim Park 1 sebagai salah satu destinasi di Kota Batu. - Tim Jelajah Jawa Bali 2019

Bisnis.com, BATU — Pelaku pariwisata di Batu mengakui masih memerlukan usaha keras untuk menarik kunjungan wisatawan asing ke destinasi tersebut.

Saat ini, Batu dominan dikunjungi oleh wistawan domestik. Pantauan Tim Jelajah Jawa Bali 2019, mayoritas wisatawan yang berpelesir berasal dari Jawa Timur dan Jawa Tengah. Hal itu terlihat dari pelat nomor kendaraan yang hilir mudik di Kota Batu. 

Hal senada juga diakui Marketing & Public Relation Jawa Timur Park Group Titik Ariyanto yang mengatakan bahwa pada 2018 lalu, hanya ada 10.000 wisatawan mancanegara yang mengunjungi 12 theme park milik group. Dari total destinasi, Museum Angkut menjadi destinasi yang paling digemari wisatawan mancanegara. 

Museum Angkut berdiri di atas lahan seluas 3,8 hektare dan menjadi museum transportasi terbesar pertama di Asia. Di dalam museum terdapat lebih dari 450 koleksi kendaraan dari seluruh dunia mulai dari yang tradisional hingga modern yang terbagi 13 zona. 

Setiap zona menampilkan tema dan keunikan yang berbeda-beda. Pengunjung juga bisa merasakan sensasi menerbangkan pesawat Boeing 737-200 melalui simulasi penerbangan.

"Jadi saya harus kerja keras lagi untuk bisa menarik wisatawan mancanagara karena mereka lebih suka museum angkut," katanya kepada Tim Jelajah Jawa Bali 2019, Jumat (7/6/2019).

Padahal Jatim Park Group memiliki banyak destinasi selain Museum Angkut. Secara total Jatim Park Group memiliki 8 theme parks, 4 museum, kebun binatang, hotel dan apartemen. 

Sebagai upaya meningkatkan kunjungan wisman, pada pertengahan tahun ini ada tiga wahana baru yang akan dihadirkan Jatim Park 1 yakni komidi putar, Indonesia Heritage Museum, dan Ande Ande Lumut Show. 

Dia mengakui bahwa Jatim Park 1 memang lebih berfokus untuk menghadirkan wahana bertema budaya Indonesia agar bisa menarik kunjungan wisatawan luar negeri. 

"Jadi kalau mau tahu adat budaya Indonesia tinggal datang ke Jatim Park," katanya 

Tim Jelajah Jawa-Bali 2019 (Rayful Mudassir, Aziz Rahardyan, Mutiara Nabila, Wibi Pangestu Pratama, Ni Putu Eka Wiratmini)

Program Liputan Lebaran Jelajah Jawa-Bali 2019 ini didukung oleh:
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk., PT Pelabuhan Indonesia III (Persero), PT Perusahaan Listrik Negara (Persero), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk., PT Waskita Karya (Persero) Tbk., PT Suzuki Indomobil Sales, PT Telekomunikasi Selular, PT Astra International Tbk. - Isuzu Sales Operation, PT Mitra Pinasthika Mustika Rent, PT XL Axiata Tbk., PT Astra Toll Nusantara, Perum LPPNPI (Airnav Indonesia), PT Astra Honda Motor, PT Samsung Electronics Indonesia, dan PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir.

Program Liputan Lebaran Jelajah Jawa-Bali 2019 ini didukung oleh:
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk., PT Pelabuhan Indonesia III (Persero), PT Perusahaan Listrik Negara (Persero), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk., PT Waskita Karya (Persero) Tbk., PT Suzuki Indomobil Sales, PT Telekomunikasi Selular, PT Astra International Tbk. - Isuzu Sales Operation, PT Mitra Pinasthika Mustika Rent, PT XL Axiata Tbk., PT Astra Toll Nusantara, Perum LPPNPI (Airnav Indonesia), PT Astra Honda Motor, PT Samsung Electronics Indonesia, dan PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
malang

Sumber : Jelajah Jawa-Bali 2019

Editor : Demis Rizky Gosta

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top