Terlalu Banyak Konsumsi Santan Saat Lebaran? Siasati dengan Cara Ini Agar Tetap Sehat

Makanan bersantan, penuh lemak dan kolesterol tak dapat dihindarkan saat memasuki Lebaran Idulfitri. Akan tetapi tetap ada cara untuk mensiasati kuliner yang dinikmati memiliki kandungan kesehatan tinggi.
Rayful Mudassir
Rayful Mudassir - Bisnis.com 06 Juni 2019  |  01:53 WIB
Terlalu Banyak Konsumsi Santan Saat Lebaran? Siasati dengan Cara Ini Agar Tetap Sehat
Opor ayam - Istimewa

Bisnis.com, GIANYAR - Makanan bersantan, penuh lemak dan kolesterol tak dapat dihindarkan saat memasuki Lebaran Idulfitri. Akan tetapi tetap ada cara untuk menyiasati kuliner yang dinikmati memiliki kandungan kesehatan tinggi.

Pelbagai jenis makanan seperti lontong sayur, ketupat, hingga penganan khas termasuk pempek dan rendang memang sulit dihindarkan saat Lebaran. Akan tetapi keinginan ini cenderung sebagai harapan sesaat.

F & B and Culinary Director Culture Royal Chef Indra Sudarmodjo menjelaskan biasanya kuliner seperti di atas hanya diinginkan saat pagi dan siang. Sementara malam harinya, masyarakat cenderung memilih menu lain.

“Kalau sudah malam sudah mulai ingin tumisan kangkung, sayur bening, tahu dan tempe. Sebaiknya diseimbangkan tiap makanan dengan menu sehat,” katanya, Rabu (5/6/2019).

Beberapa menu dapat menjadi pilihan makanan sehat saat Lebaran. Di antaranya seperti membuat salad, es buah, buah dan puding. Usahakan pula dari setiap menu masakan tetap diiringi dengan menu sayur.

Selain itu, siasat lainnya adalah dengan mengonsumsi minuman hangat, bawang putih bakar hingga puding. Upaya ini untuk meredakan lemak yang banyak dikonsumsi selama Lebaran.

Meski begitu, mendapatkan makanan sehat seperti sayur dan buah cukup sulit ditemukan di pasar saat Lebaran. Hal ini disebabkan penjual sayur dan buah juga memilih berkumpul bersama keluarga. Namun begitu, tidak ada alasan pula untuk tidak mendapatkan kebutuhan tersebut karena sebagian mulai tersedia di supermarket.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kuliner

Editor : Nurbaiti

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top