JELAJAH LEBARAN JAWA-BALI 2019 - Pelaku Usaha: Pemerintah Belum Minat Kembangkan Pariwisata Bangli

Sudah bukan rahasia lagi bahwa industri pariwisata di Pulau Dewata, Bali, masih terkonsentrasi di bagian selatan yang umumnya menawarkan nuansa pantai.
Tim Jelajah Lebaran Jawa-Bali
Tim Jelajah Lebaran Jawa-Bali - Bisnis.com 04 Juni 2019  |  22:36 WIB

Bisnis.com, GIANYAR - Sudah bukan rahasia lagi bahwa industri pariwisata di Pulau Dewata, Bali, masih terkonsentrasi di bagian selatan yang umumnya menawarkan nuansa pantai.

Padahal, Bali tak hanya melulu pantai dan laut. Jika bergerak ke arah selatan, pelancong akan disuguhi wisata dataran tinggi yang tak kalah indah.

Namun sayangnya, pengembangan pariwisata di bagian utara Bali masih belum memenuhi prinsip pemerataan ekonomi.

Hal itu diakui Direktur Toya Devasya Hotspring Wellness Resort Putu Ayu Astiti Saraswati.

Sebagai pelaku industri pariwisata, kawasan yang terkenal dengan Danau dan Gunung Batur, Ayu mengaku perhatian pemerintah belum tercurah pada pengembangan pariwisata di Bangli.

"Di Bangli [pengembangan] masih belum [sesuai harapan] karena tujuan utama [pemerintah] tidak disitu. Untuk melawan destinasi seperti di Sanur, tidak mudah juga, " katanya kepada Tim Jelajah Jawa-Bali, Selasa (4/6/2019).

Namun dia mengakui sejak bergulirnya dana desa, pengembangan pariwisata mulai terpacu meski belum masif dan signifikan. Dia mengatakan, memang perlu campur tangan pemerintah untuk melakukan intervensi.

Salah satu upaya untuk mengalihkan konsentrasi pariwisata Bali ke bagian utara adalah penyelenggaraan Festival Balingkang di Bangli untuk pertama kalinya tahun ini.

Menurut Ayu, festival yang diselenggarakan pada Februari 2019 tersebut sudah memberikan dampak terhadap pariwisata lokal, khususnya di Bangli. Diharapkan penyelenggaraan festival akan rutin setiap tahun.

Festival diselenggarakan bertepatan dengan Hari Raya Imlek dan menyasar wisatawan mancanegara, khususnya dari China.
Danau Batur dan Gunung Batur yang terletak di Kintamani, Bangli berada di kawasan Batur Global Geopark. Selain itu, kawasan ini juga meliputi Gunung Agung dan Gunung Abang. Keduanya ramai dikunjungi para pendaki dari berbagai daerah dan luar negeri.

Tim Jelajah Jawa-Bali 2019 (Yustinus Andri, Muhammad Ridwan, Andi M. Arief, Maria Elena, Reni Lestari)

Program Liputan Lebaran Jelajah Jawa-Bali 2019 ini didukung oleh:
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk., PT Pelabuhan Indonesia III (Persero), PT Perusahaan Listrik Negara (Persero), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk., PT Waskita Karya (Persero) Tbk., PT Suzuki Indomobil Sales, PT Telekomunikasi Selular, PT Astra International Tbk. - Isuzu Sales Operation, PT Mitra Pinasthika Mustika Rent, PT XL Axiata Tbk., PT Astra Toll Nusantara, Perum LPPNPI (Airnav Indonesia), PT Astra Honda Motor, PT Samsung Electronics Indonesia, dan PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir.

Program Liputan Lebaran Jelajah Jawa-Bali 2019 ini didukung oleh:
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk., PT Pelabuhan Indonesia III (Persero), PT Perusahaan Listrik Negara (Persero), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk., PT Waskita Karya (Persero) Tbk., PT Suzuki Indomobil Sales, PT Telekomunikasi Selular, PT Astra International Tbk. - Isuzu Sales Operation, PT Mitra Pinasthika Mustika Rent, PT XL Axiata Tbk., PT Astra Toll Nusantara, Perum LPPNPI (Airnav Indonesia), PT Astra Honda Motor, PT Samsung Electronics Indonesia, dan PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Jelajah Jawa-Bali

Sumber : Jelajah Jawa-Bali 2019

Editor : Maria Yuliana Benyamin

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top