Asal Mula Croissant, Ternyata Bukan dari Prancis

Roti empuk berbentuk bulan sabit yang kita kenal dengan nama Croissant sangat identik dengan negara Prancis. Namun sebenarnya, asal mula Croissant bukan dari Prancis, melainkan dari Austria.
Roti empuk berbentuk bulan sabit yang dikenal dengan nama Croissant. JIBI/Bisnis - Andhina Wulandari

Bisnis.com, JAKARTA - Roti empuk berbentuk bulan sabit yang kita kenal dengan nama Croissant sangat identik dengan negara Prancis. Namun sebenarnya, asal mula Croissant bukan dari Prancis, melainkan dari Austria.

Croissant sebenarnya terinspirasi dari Kipfel, roti khas Austria berbentuk bulan sabit yang menggunakan banyak mentega dengan taburan gula dan kacang almond. Menurut legenda, Kipfel awalnya diciptakan pada tahun 1683 sebagai bentuk perayaan atas kemenangan Kerajaan Austria melawan pasukan Ottoman Turki, setelah sebelumnya pasukan tersebut menduduki Kota Wina.

Bentuk Kipfel yang seperti bulan sabit terinspirasi dari lambang bulan sabit yang ada di bendera Ottoman. Tapi, menurut catatan sejarah, Kipfel telah ada sejak sebelum invasi Ottoman ke Austria.

Sebuah puisi kuno Austria menunjukkan bahwa ada kue berbentuk bulan sabit yang menjadi bagian dari tradisi Natal. Kue tersebut dipersembahkan oleh para pembuat roti di Wina untuk Duke Leopold pada tahun 1227.

Selain itu, dokumen sejarah juga menyebutkan bahwa ada sebuah toko roti Viennese (khas Austria) yang dibuka pertama kali di Paris pada 1838. Toko roti milik August Zang itu sangat terkenal di kalangan orang Prancis, terutama untuk berbagai roti Viennoiseries atau pastry khas Wina, salah satunya Kipfel.

Setelah beberapa tahun membuka toko roti di Paris, Zang kemudian kembali ke Austria dan mendirikan surat kabar harian pertama di negara tersebut, lalu memiliki bisnis di bidang perbankan hingga pertambangan.

Meski awal mulanya dari Austria, banyak ahli sejarah yang tetap mengatakan bahwa Croissant adalah hasil inovasi orang Prancis, karena menggunakan adonan yang sedikit berbeda, yaitu puff pastry.

Croissant pun menjadi salah satu makanan favorit orang Prancis dan dalam hitungan tahun telah menjadi santapan wajib warga Paris saat sarapan. Lebih dari seratus tahun kemudian, Croissant hadir dalam berbagai bentuk dan jenis, mulai dari yang biasa dibeli di toko roti hingga adonan Croissant beku yang dijual di supermarket.

Perusahaan Amerika, Sara Lee, pada tahun 1981 memperkenalkan Croissant beku untuk pertama kalinya. Diikuti oleh beberapa restoran cepat saji, seperti Burger King dan Arby’s, yang memperkenalkan menu sarapan Croissant yang diisi sayuran dan daging asap iris. Pada tahun 1984, New York Times menyebut “Amerikanisasi Croissant” pun telah dimulai.

 

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
prancis, roti, austria, kue

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup