Trisakti Tourism Award Dorong Potensi Wisata Daerah

Untuk mendorong pemerintah daerah memajukan potensi wisata yang ada di setiap wilayahnya masing-masing, Yayasan Kusuma Pertiwi menggelar Trisakti Tourism Award.
Ilustrasi-Pantai Mandalika di Lombok Tengah, salah satu andalan pariwisata Nusa Tenggara Barat. - Antara/Ahmad Subaidi

Bisnis.com, JAKARTA -- Untuk mendorong pemerintah daerah memajukan potensi wisata yang ada di setiap wilayahnya masing-masing, Yayasan Kusuma Pertiwi menggelar Trisakti Tourism Award.

Kegiatan ini terbuka bagi seluruh pemerintah kabupaten dan kota di Indonesia.

Wiryanti Sukamdani, Ketua Yayasan Kusuma Pertiwi mengatakan kegiatan yang baru kali pertama dilaksanakan ini merupakan salah satu bentuk penghargaan bagi pemerintah kabupaten dan kota yang berkomitmen dalam pembangunan kepariwisataan.

Sasarannya adalah menjadikan sektor pariwisata sebagai unggulan daerah serta meningkatkan PAD (Pendapatan Asli Daerah) dari sektor pariwisata.  

Wiryanti berharap melalui kegiatan ini banyak pemda terdorong untuk menampilkan destinasi wisata yang menarik bagi para wisatawan.

Terdapat lima kategori pariwisata yang akan diperlombakan yaitu wisata bahari, wisata petualang, ekowisata, wisata warisan budaya dan sejarah, serta warisan kuliner dan belanja.

“Kami mengundang 200 daerah untuk ikut serta dalam Trisakti Tourism Award yang memilki prestasi pada sektor pariwisata dari 2016 hingga 2019, dan mendokumentasikan proses pembangunan pariwisata sesuai tematik yang akan dipilih,” ujar Wiryanti.

Adapun nama Trisakti diambil dari semangat Trisakti yang digelorakan oleh Bung Karno yaitu berdaulat secara politik, berdikari di bidang ekonomi dan berkepribadian dalam kebudayaan.

Trisakti menjadi semangat yang dikembangkan untuk memajukan pariwisata Indonesia melalui pemberian penghargaan bagi pemerintah daerah yang mengejawantahkan Trisakti dalam pengembangan pariwisatanya.

Sementara itu, Sapta Nirwandar Ketua Dewan Juri mengatakan setiap pemerintah daerah yang akan ikut harus mendaftar dengan mengisi formulir pendaftaran dan mengirimkan atau mengunggah video profil (dokumentasi) pariwisata di website http://trisaktiaward.com.

Video profil tersebut berisi visi dan misi Pemda, implementasi pembangunan pariwisata, keunggulannya, atraksi, aksesibilitas, serta amenitas berdurasi 3 menit.

Seleksi dilakukan melalui wawancara dan kunjungan (bila diperlukan).

“Pemenangnya tidak harus daerah yang pariwisatanya sudah dikenal luas oleh masyarakat. Justru melalui award ini kami berharap akan banyak daerah baru yang selama ini tidak “dikenal”, kemudian mampu menunjukan keunggulan wisatanya.” ujar Sapta.

Piala penghargaan akan diberikan langsung oleh Presiden Joko Widodo dan Presiden RI kelima Megawati Soekarnoputri. Para pemenang juga akan dibantu untuk proses branding dan pemasaran sehingga destinasi wisatanya semakin dikenal secara luas oleh para wisatawan baik nasional maupun mancanegara.

“Akan ada kontinuitas branding untuk daerah yang menang, juga akan kita dorong dan dukung mereka mengikuti berbagai pameran untuk mempromosikan industri pariwisatanya,” tutur Sapta.

Trisakti Tourism Award akan dimeriahkan dengan acara Destinasi Indonesia Expo & Conference, sebuah pameran dan konferensi tentang potensi pariwisata daerah. Acara ini rencananya dilangsungkan di Jakarta Convention Center (JCC) pada 27 hingga 29 Juni 2019.

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pariwisata

Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup