Memaksimalkan Potensi Wisata Kepulauan Seribu

Kepulauan Seribu memiliki beragam potensi wisata yang tidak habis untuk dieksplorasi.
Foto udara Pulau Tidung, gugusan Kepulauan Seribu, di perairan Laut Jawa, Jakarta, Senin (24/4). - Antara/Iggoy el Fitra

Bisnis.com, JAKARTA - Kepulauan Seribu memiliki beragam potensi wisata yang tidak habis untuk dieksplorasi.

Selain memiliki wisata alam dan kekayaan bawah laut yang begitu eksotis dan menggoda, pulau yang terletak di sebelah utara Teluk Jakarta ini memiliki ragam wisata sejarah, budaya dan wilayah konservasi nasional.

Apalagi Kepulauan Seribu telah menjadi bagian dari 10 Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) atau Bali Baru yang dikembangkan oleh pemerintah pusat sehingga potensi ini harus dikelola dan dimaksimalkan sebaik mungkin.

Kepulauan Seribu terdiri dari 110 pulau, tetapi hanya 24 pulau yang aktif yang terbagi dalam empat jenis pulau yaitu pulau penduduk, pulau resort, pulau private, dan pulau cagar atau konservasi.

Bupati Kepulauan Seribu Husein Murad mengatakan setiap pulau memiliki keunikan masing-masing yang bisa menjadi daya tarik dari wisatawan. Pemerintah pun terus bebenah mempercantik gugusan pulau yang ada.

“Masing-masing pulau memiliki segmentasi yang berbeda tetapi kita semua memiliki tugas yang sama untuk memajukan seluruh potensi wisata di Kepulauan Seribu,” ujarnya.

Husein sendiri menargetkan jumlah kunjungan ke Kepulauan Seribu pada tahun ini mencapai lebih dari 1 juta kunjungan, baik dari wisnus maupun wisman. Tahun lalu, target 1 juta kunjungan sulit tercapai karena terdampak Tsunami.

Padahal, secara geografis Kepulauan Seribu yang terletak di Utara jawa ini merupakan perairan yang tertutup sehingga tidak memiliki ombak besar yang artinya tidak terdampak oleh Tsunami.

Untuk mencapai target tersebut, pihaknya akan mengembangkan berbagai potensi wisata yang bersifat tematik, di samping wisata bahari dan bawah laut, antara lain mengembangkan ecowisata di kawasan konsevasi serta membuat festival budaya dan kuliner di setiap pulau.

“Di sini kan ada 11 pulau penduduk, dan masing-masing pulau ini memiliki festival pesta rakyatnya masing-masing. Kalau dibuat 1 bulan, 1 pulau, maka selama 11 bulan aka nada festival di Kepualaun Seribu, dan ini harus dikemas semenarik mungkin sehingga bisa menarik para wisatawan,” ujarnya.

Menarik Wisman

Selain itu, yang tidak kalah penting adalah memperbaiki sistem transportasi sehingga lebih memudahkan wisawatan yang ingin menuju ke Kepulauan Seribu. Pemerintah juga akan membuat satu dermaga khusus sebagai pintu gerbang utama ke Kepulauan Seribu yang bertaraf internasional.

“Saat ini jumlah wisatawan masih didominasi oleh turis lokal yaitu sebanyak 80%. Ke depan kami berharap Pulau Seribu ini bisa lebih banyak menarik wisatawan mancanegara, karena itu perlu pembenahan di segala hal sehingga memiliki taraf internasional, mulai dari dermaga, kapal, pelayanan, hingga membangun karakter masyarakat,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta Hamid Ponco Wibowo mengatakan Pulau Seribu memiliki potensi sangat besar untuk dikembangkan dengan keunikan yang dimiliki dari masing-masing pulau.

“Sayangnya saat ini kontribusi PDB nya masih kecil, karena itu kita perlu mendorong untuk terus meningkatkannya,” ujar Ponco.

Untuk itulah, BI DKI Jakarta akan membuat road map atau pemetaan terhadap potensi wisata yang ada di setiap pulau dengan menggandeng berbagai pihak sehingga bisa mendapatkan masukan mengenai tantangan dan peluang yang dapat dikembangkan.

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kepulauan seribu

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup