Pesona Alami di Gunung Pancar

Bentangan pohon pinus menjulang ke atas ketinggian sekitar Gunung Pancar di kawasan Sentul Selatan, Kabupaten Bogor. Perbukitan rindang dan semerbak aroma tanah saat hujan pun menjadi momen yang ditunggu pelancong.
Rayful Mudassir
Rayful Mudassir - Bisnis.com 21 April 2019  |  08:39 WIB
Pesona Alami di Gunung Pancar
Gunung Pancar - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA -- Sebagai Kota Hujan, Bogor masih menyimpan banyak destinasi alam bagi pelancong termasuk bagi warga Ibu Kota ketika hendak menikmati masa libur atau akhir pekan. Dari berbagai spot wisata yang ada, Gunung Pancar agaknya dapat menjadi salah satu tujuan berlibur bersama kerabat dan keluarga dengan pesona alam yang menawan.

Bentangan pohon pinus menjulang ke atas ketinggian sekitar Gunung Pancar di kawasan Sentul Selatan, Kabupaten Bogor. Perbukitan rindang dan semerbak aroma tanah saat hujan pun menjadi momen yang ditunggu pelancong.

Gunung Pancar sebenarnya sudah dikenal oleh wisatawan lokal, hanya saja belum begitu menarik perhatian turis asing. Namun, dengan lokasi rimbun dan jauh dari hiruk pikuk perkotaan, menjadikan lokasi ini sebagai salah satu spot rekomendasi bagi Anda yang ingin berlibur tidak terlalu jauh dari Jakarta.

Perjalanan ke Gunung Pancar setidaknya memakan waktu 1–2 jam perjalanan menggunakan kendaraan pribadi atau carter melewati gerbang tol. Pelancong dapat memilih Tol Jagorawi untuk menuju ke kawasan Setul. Pada titik sekitar kilometer 37, pengemudi akan menemukan jalur keluar melalui pintu Tol Sentul City 2.

Tidak ada kendala berarti bagi kendaraan city car saat melewati tol. Tetapi, saat melintasi kawasan Gunung Pancar yang kontur jalanannya naik turun, waspadai kendaraan Anda karena berpotensi mengalami berbagai kendala termasuk mudah terbentur dengan batu besar di tengah jalan.

Dengan medan terjal seperti itu, tidak direkomendasikan mengendarai mobil untuk jalanan kota masuk ke lokasi ini. Kendati demikian, tidak sedikit wisatawan yang memilih tetap mengunjungi lokasi tersebut dengan kendaraan sejenis city car.

Sebaiknya, tak perlu khawatir jikalau Anda kebingungan menuju ke arah pegunungan tersebut. Kunci utamanya perlu teliti melihat petunjuk arah. Belum lagi, wisatawan yang baru pertama kali ke lokasi ini disarankan untuk tidak sungkan menanyakan kepada warga sekitar.

Setidaknya, wisatawan akan melewati ruas jalan sempit dan berbatu untuk tiba di lokasi Gunung Pancar. Sekitar 30 menit keluar dari pintu tol tersebut, Anda akan bertemu dengan berbagai spot wisata. Bagi masyarakat milenial dan gemar berfoto, dapat memilih area piknik untuk sekadar menikmati suasana dan mengabadikan momen bersama.

SESUAIKAN KEBUTUHAN

Apabila memilih menginap, pastikan Anda telah melakukan pemesanan jauh-jauh hari untuk mendapatkan lokasi yang diinginkan. Sementara itu, untuk memudahkan pemesanan, pengunjung dapat menghubungi kontak yang tersedia di situs gunungpancar.co.id. Anda akan mengetahui terkait destinasi hingga harga yang harus dikeluarkan sesuai dengan kebutuhan.

Bisnis berkesempatan mengunjungi salah satu spot camping di camping ground Bukit Batu Gajah. Letak lokasi ini berjarak sekitar 15 menit dari area piknik. Wisatawan akan menikmati suasana alami dan segar. Bentangan pohon pinus menjulang, memaksa setiap pelancong menengadah ke langit.

Pesona alam Bukit Batu Gajah memang juara. Rindangnya pohon pinus membuat suasana terasa hangat. Namun, saat cuaca sedang lembap dan hujan, Anda harus menyiapkan berbagai perlengkapan pakaian hangat termasuk jas hujan dan payung untuk mengantisipasi kondisi dingin yang terjadi.

Persiapkanlah berbagai kebutuhan yang diperlukan sebelum memutuskan untuk berkemah seperti makanan ringan dan minuman. Selain itu, atribut perjalanan ke gunung sebaiknya dibawa termasuk sandal atau sepatu khusus pendakian, jika memungkinkan siapkan juga headlamp ataupun lampu senter.

Perkemahan yang sempat Bisnis kunjungi berada di Camping Ground G dengan posisi agak menjorok ke bawah berdekatan dengan kebun kopi. Saat tiba di parkiran kendaraan, pengujung harus berjalan kaki terlebih dulu setidaknya sekitar 50 meter ke bawah. Setelahnya, akan melihat berjejeran tenda yang dipesan untuk digunakan.

Ketika hujan turun, pengunjung harus menapaki jalanan di atas tanah lembek dan rerumputan. Saat hujan melanda, jalan setapak akan terasa lebih licin dari biasanya. Jika tidak berhati-hati, risiko tegelincir sampai cedera bisa saja menghantui wisatawan.

Bisnis berkesempatan menginap selama 2 hari 1 malam. Untuk paket ini, pengguna manfaat cukup merogoh kocek hingga Rp300.000 per orang dengan fasilitas termasuk tenda, matras, makan, dan makanan ringan. Tidak perlu khawatir untuk kebutuhan MCK, pengelola telah menyiapkan lokasi toilet yang cukup nyaman.

Lokasi ini juga menyediakan area terbuka untuk arena bermain. Manfaatkan lokasi tersebut sebagai area beramah-tamah atau sekadar melakukan aktivitas permainan sederhana sembari beristirahat dari rutinitas pekerjaan.

Bogor tetap menjadi salah satu destinasi yang tergolong murah dengan jarak yang masih dalam jangkauan masyarakat Ibu Kota. Perjalanan dengan teman dekat setidaknya dapat menjadi jalan untuk saling mempererat keakraban ditemani oleh api unggun di malam hari.

 

Program liputan Jelajah Infrastruktur Trans Sumatra Tahap I ini didukung oleh:

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pariwisata, bogor

Sumber :

Editor : M. Taufikul Basari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top