Gunung Meja Jadi Wisata Alam Baru Ende

Pemerintah Kabupaten Ende segera menata Gunung Meja sebagai objek wisata alam baru di wilayah yang terletak di bagian tengah Pulau Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur itu.
Newswire | 16 April 2019 12:22 WIB
Gunung Meja Flores - Istimewa

Bisnis.com, KUPANG--Pemerintah Kabupaten Ende segera menata Gunung Meja sebagai objek wisata alam baru di wilayah yang terletak di bagian tengah Pulau Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur itu.

"Kami akan tata kembali wajah Gunung Meja, tahun ini ada biaya dari Kementerian Pariwisata untuk membuat jalur trekking menuju puncak gunung," kata Wakil Bupati Ende, Djafar Ahmad, Selasa (16/4/2019).

Dia mengatakan, Gunung Meja merupakan objek alam yang unik dan strategis, karena dapat diamati dari sisi laut, udara, maupun darat oleh setiap orang yang datang di Kota Ende. Untuk itu, lanjutnya, pemerintah berencana menata kembali dengan pembangunan infrastruktur pendukung agar menjadi objek wisata baru yang yang mudah dijangkau.

Dia mengatakan, selain pembangunan jalur trekking, pihaknya juga akan membangun papan nama besar di puncak gunung bertuliskan "Ende Kota Pancasila".

"Kemudian kami juga sedang membahas nanti di sana apakah dibangun patung Bung Karno (panggilan karib yang disematkan kepada Presiden pertama Indonesia, Soekarno) yang tinggi atau lambang Burung Garuda," katanya.

Selain itu, lanjutnya, akan dibangun pula teropong besar yang bisa digunakan para pengunjung untuk melihat keindahan alam di daerah itu dari atas puncak gunung.

Dia berharap penataan wisata gunung ini menambah pilihan berwisata ke Ende, selain objek-objek yang sudah terkenal seperti Taman Permenungan Bung Karno, Taman Nasional Kelimutu.

Djafar mengatakan, penataan wisata gunung itu tetap menonjolkan Pancasila sebagai ideologi bangsa Indonesia yang diprakarsai, Soekarno, saat menjalani masa pengasingan di Kota Ende pada 1934-1938 silam.

Pancasila, lanjutnya, sudah menjadi branding yang kuat bagi pariwisata di Ende yang selama ini sudah menarik wisatawan untuk datang mempelajarinya.

"Karena itu kami perkuat dengan event pariwisata seperti Parade Kebangsaan menyambut hari lahir Pancasila pada 1 Juni, dan dalam tahun ini kami tambah lagi dengan parade 'Seribu Garuda'," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
wisata alam

Sumber : Antara

Editor : M. Rochmad Purboyo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top